Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Dampak Larangan Mudik, Arus Jalan Tol Tebingtinggi Turun 40 Persen

Minggu, 09 Mei 2021 | 14:37 WIB Last Updated 2021-05-09T09:56:01Z
Ilustrasi gerbang tol Tebingtinggi
SERDANGBEDAGAI (Kliik.id) - Arus kendaraan di jalan tol di Sumatera Utara menurun drastis jelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Turunnya omzet ini merupakan dampak larangan mudik 2021 yang diberlakukan oleh pemerintah.

Pihak pengelola tol pun mencatat terjadi penurunan pergerakan kendaraan hingga 40 persen. Penurunan ini pun terlihat dari sepinya kendaraan yang keluar masuk gerbang jalan tol Tebingtinggi.

Kepala Gerbang Tol Tebingtinggi Giot Hutabarat menjelaskan, arus pergerakan keluar masuk jalan tol berkurang 40 persen.

"Biasanya Sabtu dan Minggu normalnya bisa sampai 9 ribu kendaraan. Total masuk dan keluar bisa sampai 18 ribu perhari, tapi hari ini hanya sekitar 10 sampai 12 ribu saja," ujar Giot saat dikonfirmasi, Minggu (9/5/2021).

"Penurunan ini sejak diberlakukannya aturan larangan mudik," sambungnya.

Meski saat ini jalur tol masih lengang, namun Giot mengaku sudah mempersiapkan diri. Pihaknya tetap memberikan pelayanan yang terbaik.

"Kita tetap waspada saja, mana tahu ada kebijakan lain. Kita siapkan personel dan sudah kita posisikan sebaik mungkin, termasuk menambah petugas top up," ungkapnya.

Karena pengelola jalan tol masih bagian dari pemerintah, Giot menegaskan pihaknya tetap mengikuti aturan yang ada.

"Kami tak bisa mengomentari itu (larangan mudik, red), karena larangan mudik adalah kebijakan pemerintah dan Kami juga bagian dari pemerintah," ujarnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update