Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

Tak Perlu IMPOR BERAS, Darma Wijaya Targetkan 1.000 Hektar Sawah Baru di Sergai

Kamis, 01 April 2021 | 15:06 WIB Last Updated 2021-04-01T11:27:51Z
Bupati Sergai Darma Wijaya saat meninjau potensi persawahan baru.
SERDANGBEDAGAI (Kliik.id) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menargetkan akan mencetak 1.000 hektar lahan baru hingga tahun 2024.

Hal itu diungkapkan Bupati Sergai Darma Wijaya (Wiwik) saat meninjau potensi persawahan baru di Kecamatan Pantai Cermin belum lama ini.

"Ini sebagai langkah nyata mendukung program Presiden Joko Widodo yang menginginkan Indonesia swasembada beras," ujar Darma Wijaya dalam keterangan yang diterima, Kamis (1/4/2021).

Tak hanya itu, Pemkab Sergai juga akan membangun infrastruktur irigasi persawahan yang selama ini dikeluhkan petani.

"Serdang Bedagai ini merupakan lumbung padi kedua di Sumatera Utara setelah Deli Serdang. Kita harap dengan program mencetak 1.000 hektar lahan persawahan yang baru, Sergai menjadi lumbung padi nomor 1 se-Sumatera Utara dan nasional," kata Ketua DPC PDIP Sergai ini.

Hingga tahun 2024, lanjut Bupati, pihaknya akan menggandeng tokoh masyarakat dan kelompok tani agar target cetak lahan persawahan baru dapat terealisasi.

"Potensi lahan persawahan tersebar di seluruh kecamatan, terkhusus di 5 Kecamatan yakni di Bandar Klippah, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin dn Perbaungan," tambahnya.

Sementara itu, salah seorang petani di Pantai Cermin, Syaiful Amri mengatakan potensi Sergai sangat besar dan bagus. Cetak lahan persawahan baru ini juga dapat menambah aset pemerintah.

"Kita harap Pemerintah membantu pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi sehingga petani bisa lebih mudah. Ini juga meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Hingga kini, pihaknya sudah mencetak lahan persawahan baru sekitar 50 hektar dan diharapkan tahun ini bisa menambahnya menjadi 60 hektar.

"Kita harapkan pemerintah membantu planing persawahan dan membangun bendungan, irigasi dan talang-talang. Kita harapkan pemerintah bisa membangun itu," tandasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update