Notification

×

Iklan

Iklan

Menteri PPPA: Peran Orang Tua Tak Bisa Diganti Teknologi Secanggih Apapun

Sabtu, 27 Maret 2021 | 11:39 WIB Last Updated 2021-03-27T04:53:59Z
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga (Dok. Kementerian PPPA)
JAKARTA (Kliik.id) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga ingin agar orang tua bisa menjaga anaknya di tengah zaman digital ini. Anak dikatakannya adalah masa depan bangsa.

"Untuk mencapai Indonesia yang maju, investasi terpenting bangsa bukanlah minyak, hasil tambang, logam mulia, bahkan teknologi, melainkan menjamin sumber daya masa depan yang berkualitas, yaitu anak-anak kita. Di mana pun mereka berada, anak adalah generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan kita dalam seluruh sektor pembangunan," kata Bintang, dalam acara virtual seminar nasional dengan tema sukses menjadi ayah dan ibu teladan, Sabtu (27/3/2021).

Bintang menambahkan setiap anak harus mendapatkan haknya. Sebab, lanjutnya, Undang-Undang menjamin hal itu. Dia pun mengatakan teknologi digital memiliki dua sisi. Di zaman revolusi industri 4.0 ini, kata Bintang, peran orang tua tidak bisa digantikan dengan teknologi.

"Peran orang tua tidak dapat tergantikan oleh teknologi, secanggih apapun itu. Bahkan orang tua harus lebih jeli dan hati-hati dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di era yang serba digital ini. Anak adalah peniru ulung sementara teknologi memiliki dua sisi. Di satu sisi teknologi membawa berbagai perubahan dan menjadi jendela bagi ilmu pengetahuan," terang dia.

"Di sisi lain, teknologi juga mebawa tantagan jenis baru, (yakni) cyber crime, cyber bullying, bahkan kekerasan seksual online. Panutan anak seyogyanya orang tua dan bukan teknologi. Maka untuk mempersiapkan masa depan yang semakin kaya akan teknologi informasi, orang tua sebagai pengasuh utama juga harus memiliki literasi digital yag memumpuni. Orangtua perlu beradapsi dengan menerapkan digital parenting, di mana orang tua turut mendampingi anak dalam penggunaan teknologi informasi dan memastikan konten yang diakses anak aman," tandasnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update