Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

JoMan Nilai Moeldoko Terjerat Taktik SBY Besarkan AHY, Ini Analisisnya

Minggu, 07 Maret 2021 | 10:14 WIB Last Updated 2021-03-07T04:08:59Z
Immanuel Ebenezer (Foto: detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - Acara yang diklaim kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat menetapkan Kepala KSP Moeldoko menjadi ketua umum. Relawan Jokowi Mania (JoMan) menilai Moeldoko malah terjerat taktik Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Bagaimana analisisnya?

Ketua Umum JoMan Immanuel Ebenezer mulanya menyebut baru pertama kali di era reformasi, pejabat negara terlibat langsung merebut partai politik. Dia mengatakan Moeldoko bisa mengganggu pikiran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dengan segala hormat, apa yang dilakukan Moeldoko tidak baik. Ini jelas pastinya bisa mengganggu pikiran Presiden Jokowi," kata pria yang akrab disapa Noel ini, Minggu (7/3/2021).

Noel meyakini Jokowi sama sekali tidak terlibat dalam agenda yang diklaim sebagai KLB Demokrat. Dia menyayangkan jika ada tuduhan Istana mengintervensi konflik Demokrat.

Noel meyakini perebutan Partai Demokrat adalah konflik internal lama. Plus, kata dia, konflik internal lama ini diikuti keinginan Moeldoko menuju pasar bebas Pilpres 2024.

"Saat ini, banyak tokoh yang bersiap diri menuju 2024. Salah satunya, mungkin Moeldoko," jelas Noel.

Meski demikian, Noel menuding ada perangkap politik yang disadari atau tidak disadari oleh Moeldoko sendiri. Eks Panglima TNI itu diyakininya terjebak dalam desain politik SBY.

"SBY ingin membesarkan anaknya. Desain konstruksi konflik seperti ini harusnya mudah terbaca oleh Moeldoko. Sayang beliau terjebak dalam syahwatnya," ungkap Noel.

Noel menjelaskan, konflik ini pastinya akan memunculkan persepsi publik SBY teraniaya oleh elite politik yang berkuasa. Jika narasi ini dimainkan secara piawai oleh kelompok SBY, kata Noel, pastinya menguntungkan Ketum Demokrat AHY untuk Pilpres 2024.

"Kita lihat saja siapa yang menang dalam pertarungan opini ini. Pastinya ini bakal panjang, menguras energi Moeldoko sendiri," ucapnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update