Notification

×

Iklan

Iklan

Diterpa Pandemi COVID-19, Indosat Rugi Rp 716 M di 2020

Jumat, 19 Februari 2021 | 16:08 WIB Last Updated 2021-02-19T09:28:31Z
Foto: detikINET
JAKARTA (Kliik.id) - PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan kinerja yang kurang menggembirakan sepanjang 2020. Perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 716,7 miliar. Torehan itu tentu berbanding terbalik dengan capaian perusahaan di 2019 yang berhasil mengantongi laba Rp 1.57 triliun.

Pada tahun 2020, total pendapatan Indosat sebenbarnya tumbuh 6,9% menjadi sebesar Rp 27,9 triliun dari 2019 sebesar Rp 26,1 triliun. Kenaikan pendapatan itu didorong dari pendapatan selular yang tumbuh 11,6% menjadi Rp 23,08 triliun. EBITDA mencapai Rp11,4 triliun, tumbuh sebesar 16,0% YoY.

Namun jumlah beban perusahaan meningkat dari Rp 21 triliun di 2019 menjadi Rp 25,5 triliun di 2020. Beban itu paling besar di dorong oleh beban penyelenggara jasa Rp 12,16 triliun, beban penyusutan dan amortisasi Rp 10 triliun, karyawan Rp 2,5 triliun.

"Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan dalam berbagai aspek COVID-19 dan tekanan dari operator lain. Namun disamping semua tantangan tersebut Indosat Ooredoo tetap berhasil menjaga momentum pertumbuhannya dan mencapai hasil finansial yang sangat baik," tulis pernyataan resmi perusahaan, seperti dikutip Jumat (19/2/2021).

Meski begitu fokus perusahaan pada penawaran yang relevan serta harga yang terjangkau, inovasi layanan digital dan pengalaman jaringan yang superior, telah menghasilkan lebih dari 14,3% YoY pertumbuhan ARPU dan penambahan pelanggan yang positif.

Pelanggan selular tercatat sebesar 60,3 juta pada akhir tahun 2020, tumbuh sebesar 1,7% YoY. Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp31,9 ribu, dari sebelumnya sebesar Rp27,9 ribu pada tahun 2019.

Melalui perbaikan pengalaman jaringan yang terus menerus dilakukan serta memperluas permintaan pelanggan, trafik data tumbuh sebesar 52,8% YoY.

"COVID-19 telah mengubah cara kerja kita, cara belajar kita (Indosat), serta berbagai aspek dalam kehidupan kita. Sebagai Perusahaan Telekomunikasi Digital terkemuka, kami merasa bersyukur bahwa kami berhasil melakukan perubahan sukses dalam hal digital working and living," jelas perusahaan. (Detik)
×
Berita Terbaru Update