Dalam peninjauan yang didampingi Sekda Erwin Suheri Damanik tersebut, Wali Kota Irdian Saragih menegaskan agar seluruh bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Bantuan ini wajib tepat sasaran, sudah didata DTSEN, kita wajibkan tepat sasaran. Dan juga kita memastikan bahwa bantuan yang diberikan memiliki kualitas baik, bisa dimanfaatkan, dikonsumsi," ujarnya.
Irdian juga memberikan imbauan tegas kepada warga penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk diperjualbelikan kembali.
"Ini tidak boleh dijual, wajib dibawa pulang, dikonsumsi. Ini merupakan wujud nyata pemerintah pusat dan pemerintah daerah kepada masyarakat, melalui Bapanas yang kemudian disalurkan oleh Bulog," katanya.
Asisten Manager Akuntansi Perum Bulog Kancab Medan Muhammad Rizki Nasution, menjelaskanpenyaluran hari ini dilakukan secara serentak di 7 kelurahan yang ada di Kecamatan Rambutan.
Berdasarkan data teknis, setiap warga menerima paket bantuan berupa beras 20 kg (alokasi Februari dan Maret) dan minyak goreng sebanyak 4 liter (alokasi Februari dan Maret).
"Sebelumnya, di Kelurahan Rantau Laban, kita telah launching tanggal 17 Maret 2026 lalu. Menyusul minggu depan di kecamatan-kecamatan lain. Diharapkan melalui bantuan ini, bisa membantu ekonomi masyarakat dan bisa ada bantuan-bantuan lainnya dari pemerintah," jelas Rizki Nasution.
Secara keseluruhan, bantuan pangan di Kota Tebingtinggi diberikan kepada 25.114 jiwa berdasarkan data DTSEN.
Khusus untuk Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, tercatat sebanyak 849 jiwa yang menerima bantuan pada hari ini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Ketapang dan Pertanian Iboy Hutapea, Kadis Kominfo Ghazali Rahman, Camat Rambutan Hersan Koto, Kabag Perekonomian dan SDA Safaruddin, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, serta Lurah Tanjung Marulak Hilir Eka Savitri. (Red)
