Notification

×

Kronologi Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Tebingtinggi, 9 Orang Tewas

Kamis, 22 Januari 2026 | 10:20 WIB Last Updated 2026-01-22T13:07:33Z
Kereta api menabrak Toyota Avanza di rel perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.46 WIB.
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Kereta api menabrak Toyota Avanza di rel perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.46 WIB.

Kecelakaan ini merenggut nyawa 9 orang yang terdiri dari 1 supir dan 8 orang penumpang.

Informasi yang dihimpun, Kamis (22/1/2026) pagi, peristiwa bermula saat mobil Toyota Avanza BK 1657 ABP yang disupiri Abdul Kadir (43), warga Pasar IV, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, membawa 8 penumpang menuju Kota Tebingtinggi.

Pada saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu di Kota Tebingtinggi, melaju kereta api Sri Bilah Utama yang datang dari arah Kisaran menuju Kota Medan.

Seketika kereta api menghantam mobil Avanza hingga menyeretnya sejauh kurang lebih 20 meter dan membuat kereta api berhenti.

Kuatnya hantaman itu membuat supir bernama Abdul Kadir mengalami luka berat dan tewas saat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Tebingtinggi.

Sementara, 8 orang penumpang langsung tewas di lokasi. Dari 8 penumpang itu terdapat 2 orang anak.

Adapun identitas 8 penumpang yang tewas diantaranya, Rizal (59), warga Desa Sigara Gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Kemudian, Daratul Laila (50), Risnawati (57), MH (4), MA (6), Asrah (80), Sri Devi (41) dan Suhery (40). Ketujuhnya merupakan warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.

Selanjutnya, seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Tebingtinggi.

Saksi mata Syahril mengatakan dirinya bersama warga lainnya sudah meneriaki mobil tersebut untuk tidak melintas karena ada kereta api. Namun, teriakan mereka tidak dihiraukan hingga akhirnya terjadi tabrakan tersebut.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Lidya membenarkan kejadian itu mengakibatkan 9 orang tewas terdiri dari 8 penumpang dan 1 orang supir.

Korban tewas sudah dibawa ke rumah duka di Kabupaten Deliserdang dengan menggunakan 9 mobil ambulans.

Lidya menjelaskan, awalnya korban berangkat dari Deliserdang untuk menghadiri acara keluarga di Batubara, kemudian menjenguk keluarga di Sei Segiling Kota Tebingtinggi dan melanjutkan pulang ke rumah di Deliserdang.

"Peristiwa ini sudah ditangani Sat Lantas Polres Tebingtinggi. Korban tewas sudah dibawa ke rumah duka dan mobil Avanza telah diamankan," ujar Lidya. (Red)
×
Berita Terbaru Update