Notification

×

KAI Sumut Sampaikan Duka Atas Kecelakaan Tewaskan 9 Orang di Tebingtinggi

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:18 WIB Last Updated 2026-01-22T16:26:16Z
Suasana pasca tabrakan antara kereta api dan mobil Avanza di Kota Tebingtinggi.
MEDAN (Kliik.id) - 
PT KAI Divre I Sumut merespons peristiwa tabrakan antara KA Sribilah Utama relasi Stasiun Rantau Prapat-Stasiun Medan dengan sebuah mobil Toyota Avanza.

Pihak PT KAI turut menyampaikan duka cita. Insiden tersebut terjadi di perlintasan tidak terjaga di kilometer 83+300, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Laut Tador - Stasiun Tebingtinggi, Rabu (21/1/2026) pukul 18.24 WIB.

"KAI Divre I Sumatera Utara menyampaikan simpati yang mendalam bagi para korban. Harapan kami, musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan memastikan keamanan saat melintasi jalur kereta api," ujar Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo dilansir dari Detik.com, Kamis (22/1/2026).

Lebih lanjut, Anwar menjelaskan sebelum melintas masinis KA Sribilah Utama sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali.

Mobil Avanza tiba-tiba muncul dari arah samping melintas di lokasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu tanpa sempat berhenti, diduga supir tidak sempat menengok ke kanan dan kiri, sehingga insiden tidak terhindarkan.

"Dampak atas kejadian tersebut membuat lokomotif dari KA Sribilah Utama mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan sehingga harus dikirim lokomotif penolong dari Stasiun Tebingtinggi. Sedangkan masinis, para kru yang bertugas termasuk para penumpang KA Sribilah Utama selamat dan tidak mengalami luka-luka," katanya.

Lebih lanjut, Anwar menyebut jika petugas dari KAI bersama dengan polisi dibantu warga sekitar mengevakuasi mobil Avanza agar bisa dijauhkan dari jalur kereta api.

Sedangkan penumpang Avanza yang berjumlah 8 orang dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi.

Sedangkan KA Sribilah Utama ditarik menuju Stasiun Tebingtinggi oleh lokomotif penolong guna dilakukan perbaikan lokomotif.

"Setelah lokomotif berhasil diperbaiki, KA Sribilah utama diberangkatkan kembali dari Stasiun Tebingtinggi tujuan Medan pukul 19.56 WIB dan mengalami kelambatan 84 menit. KAI Divre I Sumatera Utara meminta maaf kepada pelanggan KA Sribilah Utama atas kelambatan tersebut," jelasnya.

Sementara itu, Anwar meminta agar para pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang diingatkan untuk selalu memastikan jalur benar-benar aman sebelum melaju.

"KAI Divre I Sumatera Utara mengajak peran serta seluruh masyarakat untuk turut peduli dan menjaga keselamatan dan keamanan bersama dengan lebih berhati-hati saat akan melewati perlintasan sebidang," pungkasnya. (Detik.com)
×
Berita Terbaru Update