Notification

×

Iklan

PDIP Minta Gubsu Edy Batalkan Rencana Naikkan Daya Tampung Ikan KJA di Danau Toba

Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:59 WIB Last Updated 2022-08-28T17:07:11Z
Anggota DPRD Sumut, Sugianto Makmur.
MEDAN (Kliik.id) - 
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Sugianto Makmur meminta Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi membatalkan rencana menaikkan daya tampung ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di kawasan Danau Toba.

Dari informasi yang diperoleh Sugianto, Gubsu Edy berencana akan menaikkan kapasitas ikan KJA di Danau Toba dari 10.000 ton per tahun menjadi 30.000 ton per tahun.

"Ini rencana yang tidak masuk akal, karena telah menyalahi aspek kajian lingkungan, dan dapat berdampak semakin tercemarnya kondisi air di Danau Toba. Saya menolak keras dan meminta Gubsu Edy Rahmayadi menghentikan rencana ini," ujar Sugianto dalam keterangannya, Minggu (28/8/2022).

Menurut Sugianto, selama puluhan tahun dampak akumulasi kotoran padat ikan yang mengendap di dasar danau (yang berjurang-jurang) dan sulit terurai (karena tidak terjangkau sinar matahari) akan menurunkan kualitas air.

"Ibarat sebuah aquarium besar, akumulasi kotoran padat ikan membuat air aquarium menjadi kotor bila tak dibersihkan, dan air menjadi bau amis sehingga semakin memperburuk kualitas air," kata politisi PDI Perjuangan ini.

"Danau Toba sedang sakit, jangan ditambahi lagi bebannya dengan rencana kebijakan tersebut," sambungnya.

Oleh karena itu, Sugianto meminta agar KJA ini segera dilarang. Hal ini menjadi salah satu langkah untuk kembali membersihkan dan menyehatkan Danau Toba.

"Yang harus dilakukan adalah bagaimana menghapus seluruh KJA yang ada di Danau Toba, sehingga dapat kembali menjadi danau yang airnya bersih dan dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update