Notification

×

Iklan

Tabrakan Maut Bus PMH Vs Truk di Asahan, Satu Orang Tewas, 8 Luka-Luka

Kamis, 21 Juli 2022 | 13:05 WIB Last Updated 2022-07-21T11:09:18Z
Kendaraan yang terlibat kecelakaan saat berada di lokasi kejadian.
ASAHAN (Kliik.id) - 
Tabrakan maut antara bus angkutan penumpang PMH dengan truk bermuatan sembako terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), depan Hotel Mega Sari, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (21/7/2022) pukul 05.00 WIB.

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang tewas dan 8 orang luka berat. Korban tewas adalah supir bus, Ferdinan Sinaga (58) warga Kabupaten Simalungun.

Pasca kejadian, supir truk bernama Asrul Harahap (36), warga Gunung Tua, Kabupaten Paluta, melarikan diri.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, Iptu M Rony menjelaskan bahwa kejadian bermula saat mobil Bus PMH yang dikemudikan oleh Ferdinan Sinaga melaju dari arah Rantau Prapat menuju arah Kota Medan.

"Setibanya di lokasi kejadian, pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan datang mobil truk BK 9889 GG yang dikemudikan oleh Asrul Harahap, sehingga terjadi kecelakaan," ujar Rony.

Kecelakaan ini mengakibatkan supir bus mengalami luka-luka dan tewas saat dilakukan perawatan medis di RSU Wira Husada Kisaran.

"Supir truk langsung melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran kami," katanya.

Adapun nama penumpang bus yang mengalami luka-luka yakni:

1. Sarah Rutbeth Saidah Tambunan (25), warga Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

2. Aman Kita Tambunan (58), warga Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

3. Sri Ningsih (20), warga Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.

4. Joni Iskandar Sinaga (33), warga Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labusel.  
5. Michael Yediza Mario Martin (5), warga Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

6. Riko Ona Putra Sinaga (32), warga Kecamatan Dolok Pangribuan, Kabupaten Simalungun.

7. Dahliani Batubara (38), warga Kota Pematang Siantar.

8. Yopita Venesia Venriana (21), warga Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

"Seluruh korban luka kini dirawat di RS Mitra Husada Kisaran. Untuk barang bukti telah kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas Roni. (Rls)
×
Berita Terbaru Update