Notification

×

Iklan

Ragam Biang Kerok yang Bikin Proyek Strategis Nasional Molor

Selasa, 26 Juli 2022 | 13:52 WIB Last Updated 2022-07-26T16:37:09Z
Foto ilustrasi. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, terdapat 150 isu yang dihadapi dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Isu tersebut merupakan jumlah kolektif dari 208 proyek dan 10 program PSN.

Wahyu menyebut ada lima permasalahan utama yang masih menjadi PR. Satu yang paling menyulitkan adalah masalah pengadaan tanah.

"Kita sudah punya PP terkait pengadaan tanah. Tapi tetap ini masih muncul karena adanya konflik-konflik di lapangan. Dan terkait tata ruangnya dan di sekitar lahan yang masih harus kita selesaikan," katanya dalam konferensi pers di Gedung Ali Wardhana, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).

Wahyu mencatat 41 proyek terhambat masalah pengadaan tanah. Misalnya, terkait belum terbitnya izin pelepasan kawasan hutan, pembebasan tanah, pengadaan tanah, hingga sengketa lahan. Masalah lain yang menjadi kendala adalah perizinan.

Ada 31 proyek mengalami isu ini, seperti rencana penambahan lingkup pembangunan hingga perubahan desain. Kendala selanjutnya berkaitan dengan pendanaan dan pembiayaan.

Tercatat 15 proyek menghadapi isu seperti kebutuhan anggaran yang meningkat, belum ditentukannya ketersediaan pembiayaan proyek, hingga komitmen dari APBN.

Wahyu mengungkapkan, anggaran semakin terbatas akibat program pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan COVID-19. Sehingga, pihaknya harus melihat proyek prioritas mana yang harus dialokasikan.

Masalah konstruksi menjadi kendala yang terakhir. Sebanyak 37 proyek PSN mengalami masalah seperti kurangnya tenaga kerja, permasalahan dari alam, dan lain sebagainya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update