Notification

×

Iklan

Jadikan Kebaya Warisan UNESCO, Perempuan Pakai Kebaya Gowes Keliling Kota Medan

Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:45 WIB Last Updated 2022-07-23T13:49:27Z
Puluhan perempuan memakai kebaya gowes keliling Kota Medan, Sabtu (23/7/2022) pagi untuk mengampanyekan kebaya yang merupakan warisan kebudayaan Indonesia menjadi warisan dunia melalui UNESCO.
MEDAN (Kliik.id) - 
Puluhan perempuan memakai kebaya gowes keliling Kota Medan, Sabtu (23/7/2022) pagi. Mereka dilepas Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, dari Rumah Dinas Gubernur.

Perempuan-perempuan itu adalah anggota Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Sumatera Utara (Sumut) dan Perempuan Peduli Sumatera Utara (KPPSU).

Aksi gowes berkebaya tersebut merupakan kampanye kebaya sebagai warisan kebudayaan Indonesia. Lewat aksi itu, juga diharapkan menjadikan kebaya sebagai warisan dunia UNESCO.

"Kita perlu menjaga semua warisan budaya kita, jadi perlu lebih intens lagi mengampanyekannya. Bukan hanya kebaya, tetapi semua warisan budaya kita," ujar Gubernur Edy Rahmayadi saat membuka gowes.

Sementara, Ketua TP PKK Sumut, Sumut Nawal Lubis, mengatakan perempuan Sumut dan Indonesia harus terus mengkampanyekan kebaya sebagai kebudayaan Indonesia untuk diakui sebagai warisan dunia.

Selain mengkampanyekan kebaya, kegiatan gowes kebaya juga bertujuan menyehatkan perempuan-perempuan Sumut.

"Melalui kegiatan ini kita juga sehat selain mempromosikan kebaya," kata Nawal Lubis.

Ketua PBI Sumut Syafitra Elizabeth berharap masyarakat lebih sering mengenakan kebaya. Tidak hanya itu, dia juga berharap semakin banyak kreasi kebaya sehingga minat masyarakat mengenakannya semakin tinggi.

"Ayo jangan kita tinggalkan warisan ini, terus berkreasi, inovasi sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenakannya," kata Syafitra.

Gowes berkebaya ini juga diramaikan Ketua Bhayangkari Sumut Rita Panca Putra Simanjuntak, dan Ketua KPPSU Ihdina Marbun. Ada juga komunitas sepeda dan budaya Sumut. (Rls)
×
Berita Terbaru Update