Notification

×

Iklan

Citayam Fashion Week 'Menular' ke Kota Medan, Gubsu: Jalan Kok Dipakai Melenggak-lenggok?

Senin, 25 Juli 2022 | 16:35 WIB Last Updated 2022-07-25T15:39:31Z
Kesawan Fashion Week di Kota Medan.
MEDAN (Kliik.id) - 
Citayam Fashion Week menjadi tren yang sedang hits dan ramai diperbincangkan. Tren ini awalnya dilakukan oleh sekelompok anak muda di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Kini, tren Fashion Week juga mulai merambah di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Puluhan anak Medan mengenakan busana unik dan nyentrik berlenggak-lenggok ala model di atas zebra cross di kawasan Kesawan, tepatnya di depan Gedung PP London Sumatera (Lonsum), Jalan Ahmad Yani, Kota Medan, Minggu (24/7/2022).

Di Kota Medan, namanya Kesawan Fashion week. Kegiatan ini dilakukan untuk aktivitas akhir pekan anak-anak muda.

Salah satu peserta Kesawan Fashion Week, Reyhan, mengatakan dirinya bersama teman-temannya menginisiasi ini bukan hanya sekadar ikutan saja.

"Tren ini untuk menambah followers, supaya konten kreator Medan bermunculan disini, semoga dari ini, Tiktokers Medan pada ngumpul," ujar Reyhan.

Ia juga mengajak para pemegang konten di Kota Medan yang bergabung pada setiap akhir pekan. Tak ada batasan usia untuk bergabung dengan Kesawan Fashion Week ini.

"Bagi yang ingin bergabung, silahkan datang aja ke Kesawan. Minggu depan kita semarakkan lagi," ujarnya.

Terpisah, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi truut berkomentar terkait keberadaan Kesawan Fashion Week yang sudah dilakukan beberapa anak-anak muda di Kota Medan.

Edy hanya mengingatkan agar kegiatan yang dilakukan tidak mengganggu pengguna jalan.

"Fashion show kan melenggok-lenggok, kalau anda pandang itu cocok, terus ada manfaatnya, boleh-boleh aja. Tapi nanti saat saya mau lewat, terus saya enggak bisa lewat gara-gara fashion show, kan sudah di luar fungsi, jalan kok dipakai melenggak-lenggok, orang jalan tidak bisa," ujar Edy kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

Namun, Edy menegaskan dirinya mendukung kegiatan tersebut selama membawa dampak positif bagi anak-anak muda.

"Selama itu positif saya akan mengizinkan, kalau itu negatif pasti saya larang," ujarnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update