Notification

×

Iklan

Satgas IDI Soroti Kasus COVID-19 Naik Lagi: Harus Tetap Taat Prokes!

Jumat, 10 Juni 2022 | 12:50 WIB Last Updated 2022-06-10T08:54:28Z
Setelah sempat mengalami penurunan, tren kasus COVID-19 di Indonesia kembali naik. Per Kamis (9/6/2022), total kasus baru yang dilaporkan mencapai 556 kasus. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Setelah sempat mengalami penurunan, tren kasus COVID-19 di Indonesia kembali naik. Per Kamis (9/6/2022), total kasus baru yang dilaporkan mencapai 556 kasus.

Meski begitu, Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban meyakini bahwa Indonesia sudah memasuki fase endemi COVID-19. Hal ini dilihat berdasarkan sejumlah indikator epidemiolog yang membaik.

Namun, ia menegaskan COVID-19 merupakan penyakit yang dinamis. Pasalnya, kemungkinan kasus akan kembali naik.

"COVID-19 itu penyakit yang dinamis. Amat dinamis. Jadi, masih ada kemungkinan terjadi kenaikan. Harus tetap waspada dan taat prokes," tulisnya di akun Twitter pribadinya, dilihat detikcom, Jumat (10/6/2022).

Prof Zubairi mengungkapkan ada beberapa hal yang menandakan bahwa pandemi COVID-19 adalah penyakit yang dinamis. Misalnya angka positivity rate yang terus naik hingga kasus harian yang jumlahnya juga naik.

Nyatanya, kasus COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan kasus ini juga diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyebut adanya peningkatan kasus sebanyak 31 persen dari 30 Mei hingga 5 Juni 2022.

"Ini yang saya maksud pandemi Covid-19 itu dinamis," bebernya.

Adapun beberapa tanda COVID-19 dinamis menurut Prof Zubairi, yaitu: Positivity rate mingguan naik sedikit-sedikit menjadi 3% ke atas.

Kasus baru harian > 500 (lebih dari 500), namun kasus mingguan masih < 3.000 (kurang dari 3.000).

Risiko penularan masih amat rendah, tapi cenderung naik. Indonesia ada di nomor 45 dunia. (Detik)
×
Berita Terbaru Update