Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Banjir Rob Naik 2,7 Meter, Warga Belawan Ungsikan Barang-barang Rumah

Selasa, 14 Juni 2022 | 14:09 WIB Last Updated 2022-06-14T18:33:52Z
Warga Medan Belawan memindahkan barang-barang guna menghindari banjir rob.
MEDAN (Kliik.id) - 
Banjir rob yang kerap dialami warga Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumut, menjadi persoalan tersendiri bagi warga.

Selain harus meninggikan bangunan rumah agar air asin yang datang dari laut tidak masuk, warga juga harus mengungsikan peralatan rumah tangga agar tidak hanyut atau rusak.

Informasi yang dihimpun, Selasa (14/6/2022), banjir rob kali ini melanda 6 kelurahan di Kecamatan Medan Belawan yakni Kelurahan Belawan I, Belawan II, Belawan Sicanang, Belawan Bahari, Bagandeli dan Kelurahan Belawan Bahagia.

Banjir juga meluas hingga ke Kelurahan Nelayan Indah, Medan Labuhan dan Kelurahan Labuhandeli, Paya Pasir dan Terjun di Kecamatan Medan Marelan.

Banjir rob air laut hari ini naik setinggi 2,7 meter. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di pesisir Belawan.

Tingginya air laut naik ke daratan hingga sedada orang dewasa bukan kali ini saja terjadi, namun pada awal 2022 lalu ketinggian air juga sama.

Warga yang sudah mengetahui fenomena alam tersebut sudah mengungsikan perabotan rumah tangga yang berharga ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terkena air laut.

Salah satu warga Medan Belawan, Ratna, mengatakan, perabotan dan kendaraan keluarganya sudah diungsikan agar tidak tenggelam di dalam rumah.

"Tadi kami sudah memindahkan barang-barang ke tempat yang aman," ujar Ratna, Selasa (14/6/2022).

Warga Medan Belawan lainnya, Fadil Ahmad, mengaku dirinya sudah mengetahui banjir rob ini setelah BMKG Stasiun Maritim Belawan mengumumkan lewat WA yang diteruskan kepada setiap kepala lingkungan.

"Kami diminta agar selalu waspada terhadap fenomena alam ini, sehingga kami tidak kaget lagi," kata warga pesisir Belawan ini. (Rls)
×
Berita Terbaru Update