Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Tiket Pesawat Mahal, Kemenparekraf: Alat Transportasi Kan Tidak Hanya Udara

Selasa, 19 April 2022 | 09:36 WIB Last Updated 2022-04-19T02:36:39Z
Foto ilustrasi
JAKARTA (Kliik.id) - 
Menjelang lebaran, harga tiket pesawat makin mahal. Pihak Kemenparekraf menyebut alat transportasi tidak hanya udara, masih ada banyak alternatif lainnya.

Seperti sebuah tradisi, menjelang momen lebaran, harga tiket pesawat melambung tinggi. Banyak traveler yang mengeluhkan soal ini.

Kemenparekraf mengimbau kepada maskapai agar tidak menaikkan harga tiket pesawat melebihi harga batas atas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah saat mudik lebaran 2022.

"Ini mungkin ada supply dan demand ya, dalam rangka mudik. Kita sudah menghimbau untuk tidak dinaikkan di atas harga Ceiling Price (batas atas)," ujar Nia Niscaya, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf dalam acara Weekly Press Briefing di Lobby Lantai 2 Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf Jakarta, Senin (18/4/2022).

Lebih lanjut, Nia menyebut pesawat bukan satu-satunya moda transportasi yang tersedia, masih ada banyak lagi pilihan lainnya.

"Alat transportasi kan tidak hanya udara. Ada alternatif lain. Bisa laut, bisa darat, bisa kereta, bisa bus. Jadi konsumen punya pilihan. Saya kira itu," dia menambahkan.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menanggapi soal mahalnya harga tiket pesawat menjelang lebaran. Dia menyebut Kemenhub sudah mengeluarkan regulasi terkait masalah ini.

"Kita imbauannya jelas untuk tidak menaikkan harga sampai di atas ceiling price. Tentunya Kemenhub sudah gercep, mengeluarkan dua regulasi dan ini kita harapkan bisa untuk mengendalikan harga tiket pesawat," kata Sandiaga.

Sandiaga sendiri memaklumi mahalnya harga tiket pesawat ini karena permintaan yang membeludak. Untuk itu, dia menjamin kenaikan harga tiket pesawat ini tidak akan permanen.

"Ini memang karena peak season, juga ada alsan operasional. Tapi pemerintah akan mengupayakan agar kenaikan harga tiket pesawat ini tidak permanen," kata dia. (Detik)
×
Berita Terbaru Update