Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Pria Ancam Patahkan Leher Menantu Jokowi Ditangkap, Ini Tanggapan Bobby Nasution

Senin, 25 April 2022 | 14:01 WIB Last Updated 2022-04-25T07:45:45Z
Pria yang ancam patahkan leher Wali Kota Medan Bobby Nasution.
MEDAN (Kliik.id) - 
Terkait tindakan seorang pria gondrong yang mengancam dan melakukan kekerasan fisik terhadap petugas e-Parking, Wali Kota Medan Bobby Nasution, angkat bicara.

Selain menolak membayar e-Parking, pria tersebut juga mengancam akan mematahkan leher petugas e-Parking dan Wali Kota Bobby Nasution.

Pria bernama Rizkan Putra, warga Aceh tersebut kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

Bobby mengatakan, penangkapan pelaku bukan karena ancaman mengenai pematahan leher, namun adanya tindak kekerasan yang terjadi kepada petugas e-Parking.

"Yang paling ditekankan bukan masalah batang leher Bobby Nasution-nya. Tapi ini petugas parkir kita yang jadi korban. Walaupun gak jadi dipatahkan lehernya, tapi tangannya ditarik dan dijepit di jendela mobil dan kemudian dijalankan mobilnya," ujar Bobby di Medan, Senin (25/4/2022).

Menurut Bobby, kejadian ini menimbulkan korban yang terluka. Kalau masalah patahkan leher belum sempat terjadi.

"Pak Kapolres juga mengatakan sudah diamankan tapi bukan karena patahkan leher ya, bukan karena patahkan leher Bobby, bukan. Tapi karena tangan petugas dijepit oleh pelaku," ujar menantu Presiden Jokowi ini.

Bobby turut berterima kasih kepada para petugas parkir yang tegas untuk dapat menerapkan e-Parking.

"Saya berterima kasih dan menyampaikan semangat kepada jukir kita di lapangan untuk tetap tegas menyampaikan pembayaran itu sudah menggunakan digital. Jadi mengganti cash ke cashless. Memang sudah sangat benar yang dilakukan oleh jukir," katanya.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menjelaskan, kasus ini masuk dalam tindakan penganiayaan.

"Sudah ada unsur penganiayaannya. Tadi subuh sudah diamankan di Polsek Medan Kota. Jadi ini sedang kita proses penyidikan," ujar Valentino.

Sebelumnya diberitakan, polisi berhasil mengamankan pria gondrong berkacamata yang mengancam seorang petugas e-Parking di Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.

"Setelah menerima laporan pengaduan, Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan langsung memerintahkan Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan," ujar PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Dari hasil penyelidikan, kata Fathir, didapat Informasi bahwa keberadaan pelaku berada di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Kemudian tim melakukan penyelidikan dan melakukan pembuntutan di wilayah Aceh.

Akhirnya, tim berhasil menangkap pelaku yang diketahui bernama Rizkan Putra di Kabupaten Langkat, Sumut.

"Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polsek Medan Kota untuk diambil keterangan lebih lanjut," ujarnya.

Selain melakukan pengancaman, lanjut Fathir, pelaku juga melukai tangan tangan petugas e-Parking.

"Awalnya pria tersebut keberatan membayar biaya parkir dengan elektronik. Kemudian pelaku dan satu rekannya langsung pergi dengan menancap gas, yang mana pada saat itu tangan petugas e-Parking berada pintu kiri mobil sehingga tangan kanan petugas tersebut mengalami luka gores," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria gondrong mengancam petugas e-Parking Kota Medan lantaran tidak mau membayar parkir secara elektronik.

Bukan hanya petugas, pria berkacamata itu juga mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Video kejadian ini pun akhirnya viral di media sosial seperti dilihat Kliik.id pada Minggu (24/4/2022).

Dalam video terlihat kejadian bermula saat petugas e-Parking mendatangi pria tersebut untuk meminta parkir menggunakan aplikasi e-Tol. Namun pria tersebut malah mengamuk, dan mengancam petugas e-Parking.

"Kita memang disuruh parkirnya gitu bang," ujar petugas e-Parking.

"Kau panggil bos kau kemari," jawab pria gondrong tersebut.

"Ini yang nyuruh pak Bobby (Wali Kota Medan)," ucap petugas e-Parking.

"Kau panggil pak Bobby itu kemari. Biar kupatahkan batang leher pak bobby itu sekalian. Mau kau. Atau kau aja kupatahkan batang leher kau, mau kau?," jawab pria gondrong tersebut.

"Masa abang mau patahkan batang leher kita bang," jawab petugas.

Lagi-lagi, si pria gondrong ngamuk.

"Paksa-paksa orang kau, siapa yang ajarin kau paksa-paksa orang," kata pria itu.

"Paksa gimana bang," tanya petugas kembali.

"Ya aku kan kubilang kukasih cash (Uang tunai) sama kamu kan," ujar pria yang tetap ngotot tidak mau membayar secara sistem elektronik.

Petugas kembali menjelaskan, bahwa e-Parking adalah program Wali Kota Medan Bobby Nasution.

"Ini program Pak Bobby," katanya.

"Aku enggak mau tahu siapa itu pak Bobby, gak peduli aku," katanya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update