Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Misteri Tewasnya Guru PNS dan 2 Anak Kembar di Deliserdang, Suaminya Pimpinan Bank Pemerintah

Kamis, 07 April 2022 | 09:26 WIB Last Updated 2022-04-07T17:51:12Z
Para korban saat ditemukan dalam kamar di rumahnya.
DELISERDANG (Kliik.id) - Seorang guru PNS, Rista Dame Saragih (38) ditemukan tewas bersama dua anak kembarnya masing-masing Shakeel Al Ludwig Purba (4) dan Shiloh El Sharapova Purba (4) di dalam kamar rumahnya di Jalan Antara, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Rabu (6/4/2022) sore.

Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan cairan seperti buih keputihan. Dugaan sementara, korban tewas akibat meminum racun.

Namun apakah racun itu sengaja diminum atau ada yang memberinya kepada para korban, masih dalam penyelidikan polisi.

Menurut informasi, korban Rista Dame Saragih merupakan istri dari seorang pimpinan bank pelat merah di kawasan Tanjung Morawa bernama Bahensyah Palar Purba. Saat jenazah korban ditemukan, Bahensyah tidak berada di rumah.

Kapolres Deliserdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tewasnya ibu dan dua anak kembarnya.

Ia belum bisa menyimpulkan, apakah ini bunuh diri atau dibunuh. Dugaan sementara korban dan kedua anaknya tewas minum racun.

"Dari hasil temuan di lapangan, dugaan sementara bunuh diri. Namun ini masih dalam rangka penyelidikan," ujar Irsan saat dikonfirmasi, Kamis (7/4/2022).

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Irsan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.

"Dari pemeriksaan bagian tubuh tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dari mulutnya ada cairan," katanya.

Irsan mengatakan, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan untuk dilakukan autopsi.

"Nantinya, hasil autopsi lah yang bisa mengungkap penyebab pasti kematian korban," pungkasnya.

Sebelumnya, tetangga korban, Ipah (32), menjelaskan, peristiwa diketahui saat orangtua korban yang biasa datang ke rumah korban setiap sore.

Sesampainya di rumah, orangtua korban memanggil korban dan cucunya, namun tidak ada jawaban dan melihat pintu rumah terkunci semua.

"Orang tua korban curiga memanggil anaknya tapi tak ada jawaban. Kondisi rumah tampak sangat sunyi, orang tuanya curiga dan meminta bantuan warga sekitar untuk mendobrak pintu kamar korban yang terkunci. Setelah pintu kamar dibuka paksa menggunakan linggis, korban ditemukan tergeletak dengan kedua anaknya didalam kamar," ujar Ipah, Rabu (6/4/2022) malam.

Kepala Lingkungan setempat, Lina, mengatakan, setelah mengetahui kejadian ini, dirinya bersama orangtua dan tetangga terpaksa merusak pintu kamar yang terkunci.

"Setelah pintu kamar terbuka, tampak korban meninggal dalam keadaan mulut berbuih," katanya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update