Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Volume sampah di Kecamata Girsang Sipangan Bolon 20-30 Ton Per Hari

Selasa, 05 April 2022 | 14:17 WIB Last Updated 2022-04-05T09:01:24Z




Simalungun - Seiring dengan meningkatnya kunjungan wisata ke kota Parapat, masalah sampah menjadi perhatian serius Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Camat Girsang Sipangan Bolon, Marwandi Josua Simaibang ketika dikonfirmasi menjelaskan kepada awak media, volume sampah pasca pandemi Covid-19 meningkat tajam. Volume sampah per harinya  mencapai 20-30 Ton per hari.

"Volume sampah di Parapat, selain sampah harian masyarakat dan perhotelan ada juga sampah yang di bawa wisatawan seiring meningkatkannya kunjungan wisatawan di kota Turis Parapat yang mencapai 20-30 Ton per harinya," ujar Marwandi ke Kliik.Id, Kamis (31/3/2022)

"Untuk itu, para Pegawai Kecamatan dan tenaga kebersihan di Parapat masih berupaya mengangkut dan mengumpulkan sampah untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Sipangan Bolon. Dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak swasta dengan peminjaman ekavator mengeruk sampah yang mengenai lahan warga. Pengangkutan sampah dan pembersihan lokasi umum akan berlangsung beberapa hari ke depan hingga Kota Wisata Parapat kembali bersih," kata Marwandi Josua Simaibang ke Kliik.Id

Marwandi Josua Siamaibang mengakui luas TPS untuk penampungan berbagai jenis sampah yang dihasikan dari Kota Wisata Parapat saat ini hanya sekitar 2 hektar dan tidak cukup untuk menampung sampah.

"Kita berharap kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) II Pematangsiantar menyetujui permohonan pengajuan lahan TPA sekitar 10 hektar di Wilayah Sitahoan Girsang Sipangan Bolon sesuai dengan permohonan Pemkab Simalungun agar sampah dari Kota Wisata Parapat dapat tertampung dan dapat dikelola," kata Marwandi.(AS)

 
×
Berita Terbaru Update