Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Gorong-gorong Perumahan Ini Diduga Penyebab Banjir di Asrama Kodim Tebingtinggi

Selasa, 19 April 2022 | 18:45 WIB Last Updated 2022-04-19T17:03:42Z
Lokasi gorong-gorong yang dibangun pengembang yang diduga menjadi penyebab banjir di pemukiman warga.
TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Warga Asrama Kodim, Lingkungan IV, Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, resah akibat rumahnya digenangi air setiap turun hujan.

Warga menduga genangan air diakibatkan pembangunan perumahan 'Tebing Berlian Indah' yang berada tidak jauh dari lokasi.

Di lokasi perumahan, dibangun gorong-gorong bercampur material batu dan tanah yang diduga menyebabkan air tersumbat dan mengalir ke pemukiman warga.

Salah seorang warga bermarga Tarigan mengatakan, dirinya berdomilisi disana sudah hampir 45 tahun, namun tidak pernah ada banjir.

"Begitu ada pembangunan perumahan, daerah kami langsung banjir setiap turun hujan. Kami menduga akibat adanya gorong-gorong dan timbunan tanah di lokasi," katanya saat bersama puluhan warga datang ke Kantor Camat Padang Hilir.

Warga lainnya, Alexander Silitonga, mengaku sudah mengecek ke lokasi perumahan guna mencari permasalahan banjir. Ia juga telah menjumpai humas bermarga Sinaga.

"Humas marga Sinaga telah saya jumpai, namun sampai sekarang belum ada penyelesaian. Saya minta Pak Camat pedulikan kami," ujar pensiunan TNI ini.

Camat Padang Hilir, Ramadhan Barqah Pulungan langsung merespon keluhan warga dan mengajak warga ke lokasi untuk mengecek gorong-gorong yang dimaksud.

Setibanya di lokasi, Camat disambut perwakilan pengembang yang mengaku sebagai kepala marketing. Disana, sempat terjadi perdebatan antara warga dengan perwakilan pengembang.

Warga meminta pengembang agar segera menghancurkan gorong-gorong, membersihkan batu dan tanah serta membangun parit. Namun, perwakilan tidak dapat memberikan jawaban pasti, lantaran pihak berwenang tidak berada di lokasi.

Camat yang langsung memediasi perdebatan, akhirnya berhasil menenangkan kedua pihak.

"Kami minta pengembang segera menyelesaikan persoalan ini dalam waktu dekat. Kalau tidak, saya akan kembali kemari," ujar Camat.

Mendengar itu, perwakilan pengembang berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dalam waktu seminggu.

Pantauan di lokasi, gorong-gorong yang dibangun terkesan asal-asalan, karena terlalu kecil serta dipenuhi material batu dan tanah. Material tersebut yang diduga membuat air hujan tersumbat dan mengalir ke pemukiman warga. (Rls)
×
Berita Terbaru Update