Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Selain Korupsi dan Kerangkeng, Mantan Bupati Langkat Juga Terlibat Kasus Perdagangan Orang

Selasa, 15 Maret 2022 | 12:43 WIB Last Updated 2022-03-15T17:45:48Z
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.
MEDAN (Kliik.id) - 
Mantan Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin alias Cana diduga juga terlibat kasus penjualan manusia atau perdagangan orang.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

"Korban dugaan penjualan manusia ini bukan dari penghuni kerangkeng Terbit. Nanti informasi lebih lanjut akan diberitahukan," ujar Hadi saat dikonfirmasi, Selasa (15/3/2022).

Hadi mengatakan, berkaitan dengan kasus yang mendera Cana, ada tiga pasal yang bakal diterapkan.

"Kasus-kasus itu sudah naik sidik," kata Hadi.

Hadi mengaku pihaknya sudah mengantongi identitas calon tersangka ketiga laporan polisi TPPO dan kematian penghuni kerangkeng berinisial ASI dan SG.

"Dari ketiga laporan tersebut kita sudah mengantongi beberapa calon tersangka," ujarnya.

Pihaknya pun sudah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus ini. Menurut dia, keterangan saksi sangat berarti bagi penyidik.

Oleh karena itu, Polda Sumut memberikan perlindungan sebagai upaya agar saksi nyaman dan aman. Pihaknya telah memberikan rumah aman (safe house) bagi para saksi korban.

Hal itu bermanfaat untuk memudahkan pemeriksaan. Mengingat kediaman para saksi korban berada di luar kota atau provinsi.

Sementara, hasil Ekshumasi yang telah dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut, ditemukan ada kesesuaian antara keterangan saksi-saksi dan hasil autopsi jenazah korban secara umum.

"Kalau hasil ekshumasi, adanya indikasi korban mendapatkan tindakan kekerasan pada saat di dalam kerangkeng. Dengan ditemukannya trauma benda tumpul terhadap dua korban yang meninggal yaitu ASI dan SG," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update