Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Jokowi Ingatkan Gubernur hingga BUMN Harus Beli Produk UMKM!

Senin, 28 Maret 2022 | 12:30 WIB Last Updated 2022-03-28T09:32:55Z
Presiden Joko Widodo. 
JAKARTA (Kliik.id) - 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan kepala daerah, menteri hingga dirut badan usaha milik negara (BUMN) memfokuskan anggarannya untuk membeli produk dalam negeri, khususnya UMKM.

Oleh karena itu, dia menekankan agar target 1 juta UMKM masuk ke dalam e-katalog yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP).

"Target 1 juta UMKM untuk onboarding untuk masuk ke e-katalog LKPP harus dapat terlaksana secara tuntas di tahun ini," katanya dalam Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM 2022, Senin (28/3/2022).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan pentingnya hal tersebut. Dia sudah mengingatkan para gubernur, bupati/walikota, menteri dan dirut BUMN akan pentingnya membeli produk dalam negeri.

"Kemarin sudah saya sampaikan kepada gubernur dan bupati/walikota dan menteri, dirut BUMN bahwa anggaran APBN, anggaran APBD, anggaran di BUMN semuanya harus difokuskan untuk membeli produk-produk dalam negeri utamanya yang diproduksi oleh UMKM kita," paparnya.

Jokowi lanjut menjelaskan, dirinya telah menandatangani Perpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional 2021-2024.

Berkaitan dengan itu, dia ingin ekosistem kewirausahaan nasional Indonesia semakin membaik, serta dapat melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang produktif, kreatif, siap memajukan UMKM Indonesia dan siap bersaing di pasar global.

"Saya minta kepada jajaran pemerintahan dari pusat sampai ke daerah untuk bekerja keras memperbaiki ekosistem usaha," tegasnya.

Perizinan, dijelaskannya harus terus dipermudah. Akses terhadap permodalan juga harus diperluas. Ditambah, inovasi dan teknologi harus terus diperkuat, serta produk-produk UMKM Indonesia harus semakin kreatif dan menarik.

"Dari pusat sampai daerah harus terus berusaha meningkatkan kualitas SDM-SDM UMKM kita, memberikan pelatihan-pelatihan, memberikan pelatihan keahlian-keahlian baru, mengenal dan memanfaatkan teknologi produksi serta berbagai teknologi digital yang bermanfaat bagi pengembangan usaha," tambahnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update