Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Masuk Jurang di Pakpak Bharat, Mobil Travel Innova dan Penumpang Dikabarkan Hilang

Senin, 13 Desember 2021 | 13:38 WIB Last Updated 2021-12-14T04:22:16Z
Petugas melakukan pencarian mobil masuk jurang di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
PAKPAK BHARAT (Kliik.id) - 
Sebuah mobil travel berjenis Innova plat BL 1537 EF masuk jurang dan tenggelam ke aliran Sungai Lae Kombih, di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Minggu (12/12/2021) pukul 05.00 WIB.

Kejadian ini mengakibatkan mobil dan penumpang hilang. Hingga Senin (13/12/2021), mobil dan korban yang diperkirakan berjumlah 7 orang belum ditemukan.

Kasi Humas Polres Pakpak Bharat, Bripka Jaswadi Hutagalung, menjelaskan, mobil dikemudikan Arman Yusuf (50), warga Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

"Kejadian bermula saat mobil berangkat dari arah Subulussalam menuju Sidikalang, Kabupaten Dairi. Setibanya di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, diduga supir mengantuk sehingga mobil yang dikemudikannya oleng ke kanan jalan dan masuk ke dalam jurang aliran Sungai Lae Kombih," ujar Jaswadi kepada wartawan, Senin (13/12/2021).

Berdasarkan keterangan Fauzul Rozi alias Jali, pemilik Rumah Makan Bang Jali di Subusalam, kata Jaswadi, mobil Innova tersebut pada pukul 03.00 WIB sempat singgah di rumah makan miliknya. Ia melihat 3 orang penumpang turun makan.

"Kemudian pada pukul 04.00 WIB, mobil tersebut berangkat menuju arah Pakpak Bharat," jelasnya.

Informasi yang dihimpun, jumlah penumpang mobil tersebut termasuk supir sekira 7 orang dengan penumpang yang dibawa sebanyak 6 orang, terdiri 2 pria dan 4 wanita.

Dalam kejadian ini, Polres Pakpak Bharat telah memeriksa sejumlah saksi mata dan mengumpulkan barang bukti yang diduga serpihan dari mobil tersebut, berupa 1 keping aksesoris benper belakang terbuat dari besi, 1 keping lampu sirif hiu warna hitam, 1 lembar liner bagian depan, 2 penutup lumpur, 1 talang air pintu, serta 10 lembar bon faktur pengantar barang.

Saat ini, Tim Basarnas, BPBD dan pihak kepolisian masih di TKP untuk melakukan pencarian. (Rls)
×
Berita Terbaru Update