Notification

×

Iklan

Identitas Korban Tewas dan Luka-luka dalam Tabrakan Kereta Api Vs Angkot di Medan

Minggu, 05 Desember 2021 | 13:48 WIB Last Updated 2021-12-06T02:03:08Z
Mobil angkot yang ringsek akibat ditabrak kereta api.
MEDAN (Kliik.id) - 
Sebuah angkutan kota (angkot) yang menerobos palang pintu dan ditabrak Kereta Api Sri Lilawangsa jurusan Binjai-Medan di perlintasan Jalan Sekip, Kota Medan, Sabtu (4/12/2021) sore, mengakibatkan 4 orang tewas dan 6 orang luka-luka.

Adapun identitas korban tewas yakni:

1. Batara Arengga Nasution (38), warga Jalan Kayu Putih, Rusunawa, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

2. Asma Nur (42), warga Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

3. Faida Naila Harahap, warga Jalan Karya Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

4. Mr X (Tanpa kartu identitas) Ketiga jenazah yang telah diketahui identitasnya telah dibawa oleh pihak keluarga masing-masing.

Sementara 6 korban luka-luka yakni:

1. Bayu Sulaiman (24), warga Jalan Pasar Pipa, Kota Medan.

2. Eni Sureni Br Tarigan (18), warga Kota Medan.

3. Putri Sefyan (19), warga Jalan Karya, Gang Karang Sari, Kota Medan.

4. Novita Elisabeth Aruan (22), warga Jalan Kuali, Kelurahan Sei Putih, Kota Medan.

5. Farida Ratnawaty (62), warga Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Medan.

6. Lindawati (38), warga Jalan Gereja, Medan Barat, Kota Medan.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar menjelaskan, dari 4 korban tewas, satu diantaranya tidak teridentifikasi. 

"Tiga korban kecelakaan kereta api kontra angkot teridentifikasi, satu masih Mr X dan segera dibawa ke RS Bhayangkara tingkat II Medan," ujar Sonny kepada wartawan, Minggu (5/12/2021).

Sonny mengatakan, satu korban belum teridentifikasi karena tidak ada identitas yang melekat padanya. Selain itu ada laporan barang-barang korban hilang.

"Saat ini, kita masih terus mencari barang-barang korban yang hilang saat kecelakaan," katanya.

Sonny menjelaskan, pihaknya juga mendapatkan pengaduan dari para keluarga korban yang selamat bahwa barang bawaannya hilang pasca kecelakaan tersebut.

"Ada beberapa laporan kehilangan barang dari keluarga korban, seperti laptop hilang," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update