Notification

×

Iklan

Wanita Muda di Medan Dirampok Supir Taksi Online, Sempat Diikat dan Dibekap Dalam Mobil

Jumat, 26 November 2021 | 18:03 WIB Last Updated 2021-11-26T15:07:35Z
Pelaku saat dihadirkan di konferensi pers Polrestabes Medan.
MEDAN (Kliik.id) - 
Supir taksi online atau Gocar yang menyekap penumpangnya seorang wanita muda bernama Graciella Chandra (22) ditangkap petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak.

Pelaku bernama Nico Lesmana Tarigan, warga Patumbak nekat menyekap korban karena ingin menguasai ponsel dan uang korban. Korban berhasil kabur setelah melompat dari mobil pelaku.

Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji menjelaskan, kejadian bermula saat korban memesan taksi online dari rumahnya di wilayah Multatuli dengan tujuan Sun Plaza Medan.

"Namun dalam perjalanan, pelaku mencekik korban lalu diikat di kursi bagian belakang dan mulutnya disumbat. Pelaku meminta barang milik korban berupa uang tunai dan smartphone. Lalu, korban dibawa menuju ke wilayah Patumbak," ujar Irsan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (26/11/2021).

Dalam perjalanan menuju ke wilayah Patumbak, korban melompat dari dalam mobil dan mengalami luka. Kemudian, korban dibantu warga untuk membuat laporan ke Polsek Patumbak.

"Dari laporan korban, petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui alamat pelaku. Tim bergerak ke kediaman pelaku," kata Irsan.

Saat diinterogasi, lanjut Irsan, awalnya pelaku membantah. Namun saat petugas menggeledah mobil pelaku dan menemukan ikat rambut milik korban, pelaku tidak bisa mengelak lagi dan langsung diamankan tanpa perlawanan.

Saat diwawancarai, pelaku mengaku dirinya baru pertama kali melakukan aksi ini. Motifnya menguasai ponsel korban untuk dijual.

"Pelaku tergiur ponsel milik korban. Rencananya mau dijual untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," kata Irsan.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 351 Ayat 1 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sementara, ayah korban, Alex Candra mengaku trauma atas kejadian yang menimpa putrinya. Dia tidak bisa membayangkan kalau putrinya tidak melompat dari mobil, kejadian apa yang akan menimpa putrinya.

"Kami pihak keluarga masih trauma dengan kejadian ini. Kami minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya," kata Alex. (Rls)
×
Berita Terbaru Update