Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Milad Muhammadiyah, Jokowi Bicara Pentingnya Islam Berkemajuan bagi Dunia

Kamis, 18 November 2021 | 13:07 WIB Last Updated 2021-11-18T08:50:55Z
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri resepsi Milad ke-109 Muhammadiyah secara virtual. Jokowi berbicara mengenai pentingnya Islam berkemajuan dan Islam wasatiah bagi dunia. (detikcom)

JAKARTA (Kliik.id) - 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri resepsi Milad ke-109 Muhammadiyah secara virtual. Jokowi berbicara mengenai pentingnya Islam berkemajuan dan Islam wasatiah bagi dunia.

"Kita juga harus terus-menerus berkontribusi bagi dunia yang damai, yang lebih toleran, sebagai negara muslim terbesar di dunia dengan nilai-nilai Pancasila dan Bineka Tunggal Ika, kita bisa menjadi rujukan bagi dunia," kata Jokowi di Istana Negara seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/10/2021).

"Islam yang berkemajuan dan Islam wasatiah yang diperjuangkan persyarikatan Muhammadiyah bukan hanya penting bagi Indonesia tetapi juga relevan bagi dunia," sambung Jokowi.

Jokowi Apresiasi Muhammadiyah

Jokowi menyampaikan ucapan selamat milad kepada Muhammadiyah. Jokowi mengatakan Muhammadiyah telah mewarnai perjalanan bangsa dalam memajukan Indonesia.

"Sejarah telah mencatat bahwa persyarikatan Muhammadiyah tiada henti menebarkan nilai-nilai utama, untuk memperkokoh umat muslim berkemajuan sebagai kunci untuk meraih martabat insan kamil," ujar Jokowi.

"Nilai utama Islam berkemajuan dan Islam wasatiah telah menjadi fondasi moderasi beragama untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara muslim terbesar yang aman dan demokratis," imbuh dia.

Peran Muhammadiyah di Era Pandemi

Jokowi juga mengapresiasi peran Muhammadiyah di masa pandemi COVID-19. Jokowi mengatakan Muhammadiyah telah mengerahkan seluruh potensinya untuk melakukan kerja kemanusiaan.

"Pemerintah mengapresiasi menghargai kontribusi dan konsistensi Muhammadiyah dalam penanganan pandemi," ucap Jokowi.

Dia menilai Muhammadiyah bergerak cepat memberikan potensi amal usahanya untuk membantu masyarakat yang terpapar virus Corona, di antaranya dengan pemanfaatan ratusan rumah sakit dan puluhan perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah. Hal itu disebut Jokowi sebagai kesalehan sosial.

"Sejak awal pandemi, Muhammadiyah bergerak cepat mengerahkan seluruh potensi amal usahanya secara terorganisir, melakukan kerja-kerja kemanusiaan dengan tulus dan ikhlas. Muhammadiyah menunjukkan kesalehan sosial, mengoptimalkan pemanfaatan lebih dari 117 rumah sakit dan 63 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk membantu masyarakat yang terpapar virus COVID-19. Mendampingi, menguatkan dan mencerahkan umat, melakukan ikhtiar medis dan mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan," ungkap Jokowi.

Atas kerja sama semua pihak, Jokowi menyampaikan kasus Corona di Indonesia mulai terkendali. Selain itu, masyarakat mulai beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kita patut bersyukur bahwa penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia diapresiasi oleh masyarakat internasional," ujar Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan soal Indonesia yang dipercaya memimpin presidensi G20 pada 2022. Jokowi merasa terhormat atas kepercayaan dunia kepada Indonesia.

"Kita menjadi negara berkembang pertama yang mendapatkan kepercayaan dan kehormatan besar ini. Pengakuan yang membuktikan bahwa kita mampu dan bisa, kepercayaan memegang presidensi G-20 akan kita optimalkan," ujar Jokowi.

"Kita gunakan untuk berkontribusi bagi kemakmuran dunia yang merata yang lebih merata, lebih adil, dan lebih inklusif bagi dunia yang tangguh terhadap krisis serta dunia yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim," pungkas dia. (Detik)
×
Berita Terbaru Update