Notification

×

Iklan

Hasut Warga Bikin Kerusuhan, Calon Kades di Dairi Ditangkap!

Sabtu, 27 November 2021 | 16:07 WIB Last Updated 2021-11-27T15:10:42Z
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.
DAIRI (Kliik.id) - 
Polisi menangkap eorang calon Kepala Desa (Kades) nomor urut 2, Haryono Sinulingga (47), pasca terjadinya kerusahan Pilkades di Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi, Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menjelaskan, calon Kades Bertungen Julu nomor urut 2 ditangkap karena menghasut warga untuk melakukan kerusuhan saat Pilkades.

"Yang bersangkutan sudah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Dairi," ujar Hadi saat dikonfirmasi, Sabtu (27/11/2021).

Hadi mengungkapkan, Polisi juga telah menetapkan sembilan orang lainnya sebagai tersangka karena melakukan kerusuhan, mencuri dan merusak kotak suara usai penghitungan suara Pilkades di Desa Bertungen Julu.

"Calon Kepala Desa yang diamankan itu dikenakan Pasal 160 KHUPidana yakni barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah," kata Hadi.

"Sedangkan terhadap kesembilan tersangka atas perbuatannya dikenakan pasal 365 subs psl 363 dan atau pasal 170 ayai (1) subs pasal 406 ayat (1) KUHPidana dan terancam 9 tahun kurungan penjara," sambungnya.

Hadi menambahkan keributan yang terjadi karena pasangan calon Kades nomor urut 2 keberatan atas hasil akhir penghitungan surat suara.

"Pada saat kotak suara akan dibawa ke kantor kecamatan oleh petugas P2KD yang dikawal anggota kepolisian dan Babinsa ada puluhan orang yang merebut dan merusak kotak suara hingga surat suara berhamburan, tapi berkat kesigapan petugas dari 4 kotak suara yang akan dibawa 1 kotak suara yang mengalami rusak berikut kertas suaranya," kata Hadi.

Kondisi Desa Bertungen Julu pasca keributan tersebut, lanjut Hadi, saat ini masih dijaga oleh personil gabungan TNI dan Polri.

"Saat ini kita masih menyiagakan 1 kompi gabungan Brimob Sabhara dan TNI untuk memonitor dan menjaga situasi," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update