Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Jokowi Minta TNI Selalu Sigap Hadapi Ancaman Biologis hingga Terorisme

Selasa, 05 Oktober 2021 | 09:28 WIB Last Updated 2021-10-05T02:51:28Z
Presiden Joko Widodo

JAKARTA (Kliik.id) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TNI selalu sigap dalam menghadapi beragam ancaman. Potensi ancaman biologis hingga terorisme menjadi perhatian utama Jokowi.

"Kesigapan TNI ini juga saya minta selalu diaktifkan dalam menghadapi spektrum ancaman yang lebih luas seperti pelanggaran kedaulatan pencuri kekayaan alam di laut, radikalisme, terorisme, ancaman siber, dan ancaman biologis, termasuk ancaman bencana alam," kata Jokowi saat memimpin upacara peringatan HUT TNI di halaman Istana Merdeka seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (5/10/2021).

Dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin luas ini, Jokowi menekankan soal transformasi pertahanan TNI. Jokowi ingin TNI meningkatkan kapabilitas pertahanan modern dengan menyesuaikan perkembangan teknologi militer terkini.

"Penguatan budaya strategis prajurit dan perwira TNI harus tetap menjadi fondasi utama transformasi pertahanan, yaitu TNI yang manunggal dengan rakyat, dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang defensif aktif, dengan pertahanan berlapis dan memanfaatkan lompatan teknologi militer dan investasi pertahanan yang terencana," ujar Jokowi.

Jokowi Bicara Investasi Pertahanan

Selain itu, Jokowi berbicara soal modernisasi pertahanan yang harus disertai dengan terobosan pengelolaan ekonomi dan investasi pertahanan. Jokowi ingin paradigma diubah dari belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan.

"Saya tegaskan kembali kita harus bergeser dari kebijakan belanja pertahanan menjadi kebijakan investasi pertahanan yang berpikir jangka panjang, yang dirancang sistematis dan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan," ujar Jokowi.

Jokowi meminta TNI terus aktif dalam meningkatkan inovasi teknologi militer. Jokowi ingin Indonesia mandiri dalam industri pertahanan.

"Untuk itu, saya perintahkan agar terus melakukan adopsi dan inovasi teknologi mutakhir di negara kita bergerak aktif dalam konsorsium pertahanan global, memegang teguh semangat kemandirian dan penguatan industri pertahanan dalam negeri untuk mewujudkan kekuatan pertahanan Indonesia yang lebih mumpuni," ujar Jokowi. (Detik)
×
Berita Terbaru Update