Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Hati-hati Ketipu Robot Trading! Begini Tips Sebelum Nyemplung

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:14 WIB Last Updated 2021-10-21T10:57:43Z
Foto ilustrasi (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - Heboh masalah pada robot trading dan diduga melakukan penipuan. Mulai dari Sunton sampai MarkAI yang disebut-sebut sudah merugikan banyak membernya.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menjelaskan sebenarnya robot untuk trading ini memang dibuat oleh masing-masing provider yang berbeda untuk membantu proses trading. Namun harus diperhatikan beberapa hal sebelum benar-benar masuk ke dalam robot trading ini.

"Sebelum masuk itu harus perhatikan performa dengan melihat historical selama satu tahun," katanya saat dihubungi detikcom, Kamis (21/10/2021).

Dia mengungkapkan, caranya bisa melakukan backtest ulang dengan data masa lalu sampai performa robot pada transaksi sebelumnya.

"Misalnya profit tackernya bagus di atas 2 ya, tapi mungkin agak sulit tapi lebih baik di atas 1,5 kalau di bawah itu sulit," jelasnya.

Ariston mengungkapkan, harus memeriksa drawdown atau selisih antara saldo awal dengan equity akun terbaru.

"Dilihat drawdownnya berapa, misalnya US$ 1000 lalu kita cuma masukin segitu juga ya KO, jadi harus siapkan dana. Semakin besar drawdown ini maka konsistensi transaksi di market ini agak terganggu karena kerugian maksimumnya cukup besar," ujar dia.

Menurut Ariston, dalam berinvestasi di instrumen manapun masyarakat harus paham dengan prinsip investasi. Yaitu ada profit dan risiko kemudian tergantung strategi.

"Orang harus paham dulu prinsip investasi itu high risk, high return, kalau orientasinya profit terus ya susah," jelas dia. (Detik)
×
Berita Terbaru Update