Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Jokowi Batalkan Vaksin Berbayar, Netizen Bahagia

Jumat, 16 Juli 2021 | 22:34 WIB Last Updated 2021-07-16T16:50:01Z
Foto: Reuters/Kacper Pempel
JAKARTA (Kliik.id) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan untuk membatalkan vaksin COVID-19 berbayar. Netizen Indonesia pun menyambut gembira.

"Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Rencana vaksin Corona berbayar ini sejak awal menimbulkan polemik. Karena, janji pemerintah pada awalnya adalah vaksin Corona gratis untuk rakyat.

Adapun vaksin Corona gotong royong adalah biaya ditanggung perusahaan. Sehingga pada akhirnya, rakyat tetap mendapatkannya secara gratis.

Keputusan pemerintah ini disambut suka cita masyarakat. Hal ini tampak dari keriuhan netizen di Twitter.

Dipantau detikINET, Jumat (16/7/2021) malam, keputusan pemerintah membatalkan vaksin Corona berbayar ini ditanggapi beragam. Banyak yang senang karena memang tidak setuju adanya vaksin berbayar.

"Yang gratis aja masih banyak yang nggak mau vaksin, apalagi berbayar," kata @yuuflo***

"Vaksin berbayar dibatalkan. Kudu diappreciate. Good job," kata @christ***

"Lagian vaksin covid berbayar mah dari awal emang harusnya nggak ada sih," ujar @ikram***

Langkah pemerintah ini juga tidak luput dari kritikan netizen juga. Banyak yang menilai keputusan ini karena dikritik WHO, atau pemerintah sengaja tes ombak, alias melihat reaksi masyarakat.

"Vaksin kagak jadi berbayar ya, pasti gara-gara dikritik sama WHO," kata @thalpab*** 

"Isu vaksin berbayar sebar dulu sob. Ngetes ombak dulu sapa tahu cuan. Diprotes bro, langsung tegaskan jangan," kata @josep*** 

Meski begitu ada yang kecewa juga vaksin Corona berbayar ini dibatakan. Mereka umumnya netizen yang malah memang ingin divaksin, tapi gilirannya belum jelas kapan karena satu faktor dan lain hal.

"Vaksin berbayar nggak jadi ya, agak sedih dikit karena makin nggak jelas aja gue kapan kebagian vaksin," keluh @baeut***

(Detik)
×
Berita Terbaru Update