Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Bobby Nasution Pastikan Stok Oksigen di RS Medan Aman

Rabu, 07 Juli 2021 | 08:02 WIB Last Updated 2021-07-07T07:06:13Z
Wali Kota Medan Bobby Nasution
MEDAN (Kliik.id) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah melakukan pengecekan di seluruh rumah sakit terkait ketersediaan tabung oksigen. Jadi ketersediaan tabung oksigen masih aman. Artinya, tidak ada kekurangan.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution menjelaskan, ketersediaan tabung oksigen aman dan berbanding lurus dengan ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR).

"Apabila BOR meningkat, tentunya kebutuhan oksigen juga akan meningkat. Namun saat ini stok oksigen masih banyak di seluruh rumah sakit," ujar Bobby dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).

Bobby mencontohnya, RSUD Dr Pirngadi kini memiliki stok oksigen mencapai 100 tabung. Selama pandemi, stok oksigen dinaikkan 100 persen hingga mencapai 200 tabung. Dari 60 rumah sakit rujukan Covid-19, kata Bobby, stok tabung oksigen juga dalam kondisi aman.

"Selama ini belum pernah terjadi stok tabung oksigen habis, itu akan terus kita pantau," katanya.

Dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, Bobby menegaskan, Pemko Medan sangat ketat dalam penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Medan.

"Kegiatan di pusat perbelanjaan, termasuk mall maupun tempat makan, jam operasionalnya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Jika terjadi kesalahan fatal, walaupun baru sekali seperti melebihi batas jam operasional dan menyebabkan terjadinya kerumunan, harus dihukum tegas," ucap Bobby.

Dikatakan Bobby, Pemko Medan tidak pernah tebang pilih dan langsung memberlakukan peraturan apabila ditemukan pelanggaran.

"Pemko Medan tidak pernah tebang pilih, hanya saja jumlah personil kita terbatas. Kami juga sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk ikut bersama-sama melakukan penerapan PPKM Mikro," ungkapnya.

Lebih lanjut, menantu Presiden Jokowi ini mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk sama-sama disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).

"Saat ini, angka positif Covid-19 Kota Medan relatif landai, walaupun ada peningkatan kemarin. Tetapi kalau kita bandingkan dengan Pulau Jawa yang tengah melakukan PPKM Darurat sehingga kegiatan ekonominya hampir dibatasi, tentunya ini harus menjadi contoh bagi kita agar Kota Medan jangan sampai seperti itu," pungkasnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update