Notification

×

Iklan

Iklan

Pro Mega Usulkan Duet Mega Pro (Lagi)

Selasa, 08 Juni 2021 | 08:28 WIB Last Updated 2021-06-08T02:41:50Z
Megawati dan Prabowo (Foto: Instagram Prabowo)
JAKARTA (Kliik.id) - Pro Mega Center mengusulkan duet Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto atau Mega-Pro diulang lagi. Relawan yang sudah lama mendukung Megawati itu mendorong agar Mega-Pro kembali maju di Pilpres 2024.

Pro Mega Center memiliki sejumlah alasan mendorong kembali duet Ketua Umum PDIP dan Ketua Umum Partai Gerindra. Menurut Pro Mega Center, duet Mega-Pro merupakan kesuksesan yang tertunda.

Seperti diketahui, Megawati dan Prabowo sudah pernah maju di Pilpres 2009. Namun, kala itu duet Mega-Pro kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

"Pak Prabowo bisa (berduet dengan Megawati). 2009 kesuksesan yang tertunda," ujar Direktur Pro Mega Center Mochtar Mohammad dalam keterangan tertulis, Senin (7/6/2021). Mochtar merupakan Ketua Deklarasi Presiden Mega Prabowo pada 2009 di Bantar Gebang.

Potensi Koalisi Besar

Mochtar menilai, Mega-Pro dapat membentuk koalisi besar. Menurutnya, duet tersebut dapat membuat calon lain berpikir ulang untuk maju melawan Mega-Pro.

"Kalau Mega-Prabowo bisa potensi koalisi besar mengarah satu pasang atau konsensus. Nggak ada yang berani maju," kata Mochtar.

"Apalagi kalau PKS dirangkul di pemerintahan," sambungnya.

Megawati Berpengalaman

Mochtar pun menjelaskan alasannya kembali mendorong Megawati maju sebagai calon presiden di 2024. Menurutnya, Megawati merupakan figur sentral di PDIP. 

Selain itu, Megawati juga merupakan pemegang hak prerogatif atau tiket pencalonan PDIP di Pilpres 2024 berdasarkan hasil Kongres V di Bali tahun 2019.

Megawati pun dinilainya berpengalaman dalam menjadi presiden dan berhasil mengatasi krisis ekonomi pada 1998.

"Pertama, selain karena Ibu Megawati merupakan pemegang tiket pencalonan sebagaimana amanat kongres, beliau adalah figur sentral di PDI Perjuangan. Kedua, beliau berpengalaman menjadi Presiden dan berhasil mengatasi krisis ekonomi dampak dari krisis ekonomi tahun 1998," kata Mochtar dalam keterangan tertulis, Senin (7/6/2021).

Apalagi, menurut dia, PDIP satu-satunya partai yang sudah memiliki tiket di Pilpres 2024. Konsolidasi PDIP di seluruh Indonesia juga hampir rampung.

Gerindra Tampung Usulan Duet

Partai Gerindra menampung usulan duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024. Gerindra terbuka dengan usulan masyarakat soal Pilpres 2024.

"Saya pikir semua opsi masih bisa terbuka, usulan dari masyarakat kita tampung, kita pikirkan," kata Waketum Partai Gerindra Habiburokhman di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2021). 

Menurut Habiburokhman, sejauh ini kader Partai Gerindra mendorong agar Prabowo menjadi calon presiden. Namun, semua itu kembali kepada keputusan Prabowo.

"Iya tetap bagaimanapun kalau kami sudah melakukan bertekad meminta Pak Prabowo maju kan yang mau maju beliau," ujar Habiburokhman.

"Beliau harus menyatakan kesediaannya nanti, baru kita benar-benar resmi mencalonkan beliau," imbuhnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update