Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Lockdown, Warga Malaysia Mengantre di Supermarket

Sabtu, 29 Mei 2021 | 18:35 WIB Last Updated 2021-05-29T12:29:52Z
Pemerintah Malaysia telah mengumumkan akan menerapkan lockdown nasional selama 14 hari untuk mengendalikan peningkatan kasus infeksi virus Corona.
JAKARTA (Kliik.id) - Pemerintah Malaysia telah mengumumkan akan menerapkan lockdown nasional selama 14 hari untuk mengendalikan peningkatan kasus infeksi virus Corona.

Terlepas dari kepastian pemerintah bahwa barang-barang penting akan tersedia selama lockdown total mulai 1-14 Juni mendatang, warga Malaysia di sejumlah wilayah mulai menimbun persediaan sejak jam 8 pagi waktu setempat.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star, Sabtu (29/5/2021), foto-foto antrean panjang di supermarket, bahkan ada yang mencapai hingga beberapa ratus meter, beredar di media sosial.

Foto-foto menunjukkan orang berbondong-bondong ke supermarket untuk membeli bahan makanan, meskipun toko-toko yang menjual kebutuhan pokok akan tetap buka selama lockdown.

Di Klang Valley, pemilik bisnis, Natasha Shazana Azmi, yang pergi berbelanja pada Sabtu (29/5/2021) pagi, mengatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, lebih sulit berbelanja saat lockdown.

"Kita tidak bisa marah kepada orang-orang yang panik membeli sekarang karena selama MCO (lockdown) pertama, kita melihat betapa sulitnya berbelanja karena banyak barang yang kehabisan stok dan rak-rak kosong," ujar perempuan berumur 27 tahun itu.

"Lockdown atau tanpa lockdown, antreannya akan tetap panjang karena kita ada banyak pembatasan. Jadi lebih baik lakukan sekarang kalau saya bisa mendapatkan apa yang saya butuhkan," katanya.

Eksekutif pemasaran Justin Lim (32) mengatakan dia memutuskan untuk pergi berbelanja untuk keluarganya yang beranggotakan enam orang karena dia tidak ingin menghadapi kemungkinan tidak mendapatkan barang-barang seperti roti.

"Meskipun kami didorong untuk berbelanja online, itu tidak mudah karena pengiriman memakan waktu dan kami tidak bisa memilih barang segar," tuturnya.

"Saya sudah mencoba memesan secara online selama lockdown pertama dan ternyata sangat lambat," imbuhnya.

"Lebih baik belanja hari ini selagi barang-barang masih tersedia," ujarnya.

Di Penang, sebuah supermarket lokal memiliki antrean panjang di luar pintu masuk hingga 200 meter. Supermarket yang biasanya sepi itu memiliki banyak pengunjung yang berkumpul pada pukul 10 pagi. (Detik)
×
Berita Terbaru Update