Notification

×

Iklan

Iklan

Diterjang Banjir Bandang, 6 Rumah di Parapat Alami Kerusakan

Jumat, 14 Mei 2021 | 22:11 WIB Last Updated 2021-05-14T16:23:28Z
Rumah Dewi Br Butarbutar yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang Parapat.

SIMALUNGUN (Kliik.id) - Pasca banjir bandang yang melanda Kota Wisata Parapat, Pemerintah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon mendata rumah warga yang mengalami kerusakan.

"6 rumah rusak diantaranya, 1 mengalami rusak berat sekitar 80 persen, dan 5 lagi kerusakan sekitar 20 persen," ujar Camat Sipangan Bolon Maruwandi Yosua Simaibang kepada Kliik.id, Jumat (14/5/2021).

Kerusakan rumah tersebut, kata Maruwandi, akibat terjangan banjir yang bercampur dengan bebatuan dan kayu yang cukup besar.

Dia menjelaskan, saat ini pemilik rumah yang mengalami rusak berat sudah mengungsi ke tempat kerabat terdekatnya, yang juga tinggal di Kelurahan Parapat, Simalungun.

"Banyak material berupa kayu dan batu sehingga menyebabkan kerusakan. Untuk korban sendiri sudah mengungsi ke tempat kerabatnya," terangnya.

Maruwandi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi lintas sektoral, termasuk kepada Kementerian, untuk melakukan pembersihan di jalan utama Parapat, serta melakukan normalisasi Sungai Batu Gaga.

Sementara, Dewi Br Butarbutar, salah satu korban banjir, sangat berharap bantuan dari pemerintah, dimana saat ini dia dan keluarganya mengaku bingung dimana lagi akan tinggal.

"Saya sangat mengharapkan bantuan pemerintah, saya bingung dengan keadaan sekarang, mau dimana lagi tinggalnya?," ungkapnya menunjukkan kesedihannya.

Sementara itu, Kepling I Kelurahan Parapat Burju Sidabutar, berharap pihak terkait segera membuat bangunan bronjong di sekitaran Sungai Batu Gaga.

Menurutnya, bangunan beronjong itu yang mampu menahan debit air dari sungai, agar tidak meluap dan menyebabkan banjir.

"Harapan kita pihak terkait membuat bangunan bronjong di sekitaran sungai ini. Bilamana hujan bisa menahan debit air yang keluar dengan membawa batu, apalagi hujan deras seperti kemarin, disini pasti banjir," ucap Burju. (AS)
×
Berita Terbaru Update