Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

Warga Harap Kapolda Sumut Tutup Tambang Ilegal Perusak Danau Toba

Minggu, 11 April 2021 | 20:20 WIB Last Updated 2021-04-11T13:20:11Z
Lokasi tambang ilegal di perbukitan Danau Toba
TOBA (Kliik.id) - Aktivitas tambang batu ilegal di lereng perbukitan Danau Toba yang berlokasi di Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan Uluan dan galian C di Desa Horsik, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, hingga saat ini masih tetap beroperasi.

Sejumlah warga merasa kwatir keberadaan tambang Galian C ilegal tersebut akan semakin memperparah panorama Kawasan Danau Toba.

Selain merusak panorama, tambang galian C tersebut juga merusak lingkungan dan akan berdampak buruk bagi ekosistem.

"Berbagai kalangan masyarakat yang bukan hanya warga setempat, namun masyarakat dari luar daerah juga akan merasakan kekhawatiran," ujar warga bernama M Siburian, Minggu (11/4/2021).

Siburian menuturkan bahwa kegiatan penambangan ilegal itu masih tetap beroperasi dan semakin menjadi-jadi.

Bahkan, setiap hari puluhan kapal lalu lalang untuk mengangkut batu hasil produksi tambang ilegal dari lereng perbukitan Danau Toba untuk diperdagangkan ke beberapa daerah.

Ironisnya lagi, batu-batu dari kedua lokasi perbukitan pinggiran Danau Toba diperdagangkan ke beberapa daerah di Kabupaten Toba.

"Kalau tambang ini masih tetap dibiarkan beroperasi, akan merusak ekosistem Danau Toba karena struktur perbukitan dikwatirkan akan longsor ke danau," ucap Siburian.

Siburian berharap agar Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang direncanakan akan berkunjung besok ke Ajibata, memberhentikan aktifitas tersebut.

"Kami juga meminta agar para pelakunya diusut tuntas," katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson J Sipahutar ketika dikonfirmasi mengaku akan menindak para pelaku yang menambang batu secara ilegal di sepanjang perbukitan Danau Toba.

"Minggu kemaren kami sudah turun ke lokasi namun tidak ada kegiatan. Kami akan terus memantau lokasi penambangan tersebut, apabila ditemukan akan kami tindak," ucap AKP Nelson melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumut Viktor Silaen bersama Gusmiyadi telah menyoroti aktivitas galian C di perbukitan Danau Toba di Desa Horsik dan Desa Aek Nalas Kecamatan Uluan Kabupaten Toba, Rabu (17/03/2021) lalu.

Namun, hingga saat ini tambang tersebut masih beroperasi dan belum ada tindakan dari pihak terkait. (AS)
×
Berita Terbaru Update