Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

Polisi Ralat Kondisi Ayah Dibacok Anaknya di Deliserdang, Ternyata Belum Meninggal Dunia

Selasa, 20 April 2021 | 20:17 WIB Last Updated 2021-04-20T14:27:16Z
Korban saat dirawat di rumah sakit
DELISERDANG (Kliik.id) - Abdullah Chaniago (80) yang sempat kritis akibat dibacok anak kandungnya bernama Amran (40) warga, Gang Pancasila, Dusun IV, Desa Dalu XA, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, kondisinya sudah mulai membaik.

Sebelumnya, informasi salah menyatakan bahwa Abdullah meninggal dunia karena kondisinya kritis. Kabar tersebut telah diralat Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol M Firdaus.

"Sudah saya ralat, dan tidak meninggal," ujar Firdaus kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Sebelumnya diberitakan, seorang anak di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, tega membacok kepala ayahnya hingga terbuka menganga. Peristiwa ini diduga karena masalah sepele.

Aksi pembacokan tepatnya terjadi di Jalan Rahayu, Desa Dalu XA, Dusun IV, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Ayah bernama Abdullah Chaniago (80) saat ini kritis usai kepalanya ditebas sang anak bernama Amran (40) dengan menggunakan senjata tajam golok.

Dugaan sementara, Amran nekat membacok ayahnya karena tak terima kucingnya dipukul.

Warga sekitar Zulkifli mengatakan, peristiwa itu terjadi Minggu (18/4/2021) sekira pukul 19.00 WIB.

"Kejadiannya habis buka puasa. Waktu itu kami dengar ada suara jeritan minta tolong. Jadi kami pergi ke arah rumah korban," kata Zulkifli, Senin (19/4/2021).

Ketika diperiksa, Zulkifli menemukan korban sudah bersimbah darah. Korban terduduk di lantai sambil memegangi kepalanya yang robek.

"Bagian kepalanya menganga akibat terkena bacokan, dan si ayah sudah tergeletak di dalam rumah," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Zulkifli kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Selanjutnya, warga pun datang ke lokasi. Mereka berusaha menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit.

"Korban dibawa warga ke klinik Hamidah. Cuma waktu itu warga minta rujukan agar bisa dibawa ke Rumah Sakit Grand Med," ujarnya.

Warga berhasil mengamankan Amran dan menghubungi polisi. Petugas dari Polsek Tanjung Morawa tiba di lokasi dan mengamankan Amran beserta barang bukti golok. (Rls)
×
Berita Terbaru Update