Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Hari Ini, Sekda Yusmada Diperiksa KPK di Polres Tanjung Balai

Rabu, 21 April 2021 | 13:09 WIB Last Updated 2021-04-21T06:09:19Z
Sekda Tanjung Balai Yusmada saat menuju ruang pemeriksaan di Polres Tanjung Balai, Rabu (21/4/2021). 
TANJUNGBALAI (Kliik.id) - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan dugaan korupsi di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Hari ini, Rabu (21/4/2021), penyidik KPK memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjung Balai Yusmada dengan meminjam beberapa ruangan di Polres Tanjung Balai.

Saat ditemui wartawan, Yusmada enggan berkomentar. Dia hanya diam dan terus berjalan.

"Saya belum tahu," ucapnya singkat.

Yusmada diperiksa sejak pukul 10.00 WIB, dan hingga saat ini belum selesai menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, penyidik KPK menggeledah rumah dan ruangan kantor Wali Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, Selasa (20/4/2021).

Petugas datang ke lokasi menumpangi tiga unit mobil minibus. Beberapa petugas langsung menuju ke lantai tiga gedung. Disana, terdapat ruang kerja Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial.

Di lokasi, tampak petugas membawa koper besar. Diduga ada beberapa dokumen yang disita petugas KPK.

Selain itu, penyidik KPK juga menggeledah ruangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Balai.

Terkait penggeledahan ini, banyak rumor yang berkembang di lingkungan Pemko Tanjung Balai.

Rumor terbaru, penggeledahan ini terkait dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemko Tanjung Balai. Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial diduga melakukan jual beli jabatan eselon II.

Sementara, Juru Bicara KPK Ali Fikri akhirnya membenarkan kegiatan penggeledahan tim penyidik di Kota Tanjung Balai.

"Tim KPK di sana dalam rangka pengumpulan bukti," kata Ali Fikri.

Ali membantah kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Tanjung Balai.

"Info yang kami terima tidak ada OTT," ucapnya.

Namun, Ali Fikri masih enggan memberikan keterangan kasus apa yang sedang ditangani.

"Perkembangannya akan kami sampaikan," katanya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update