Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

BREAKING NEWS, Dipecat PDIP, Ketua DPRD Samosir Saut Tamba Akan Lapor ke Mahkamah Partai

Rabu, 28 April 2021 | 18:43 WIB Last Updated 2021-04-28T13:05:17Z
Saut Martua Tamba
SAMOSIR (Kliik.id) - Kondisi internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Samosir terus bergejolak.

Gejolak ini membuat sejumlah kader Partai dipecat dengan beragam alasan yang tidak masuk di akal.

Seperti yang dialami Saut Martua Tamba selaku Ketua DPRD Kabupaten Samosir dari PDIP.  Saut dituduh tidak bekerja maksimal untuk memenangkan calon yang direkomendasikan DPP PDIP pada Pilkada 2020 lalu.

Saut Tamba membantah tuduhan tersebut. Dia menyebut dirinya sangat loyal dengan keputusan partai untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDIP.

"Tuduhan yang menyebutkan saya tidak sungguh-sungguh menjalankan rekomendasi partai adalah tidak benar. Ini merupakan penzoliman sekelompok orang kepada saya, hingga membuat saya masuk salah satu kader yang di-PAW," ujar Saut Martua Tamba kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Rabu (28/4/2021).

"Saya menjadi Ketua DPRD Samosir berkat PDIP, tentu saya sebagai kader partai akan mendukung semua keputusan partai. Saya telah berupaya maksimal secara pro aktif melakukan kegiatan-kegiatan untuk memenangkan calon yang diusung oleh DPP partai," sambungnya.

Saut juga mengatakan, bahwa pemecatan dirinya juga tidak mengedepankan praduga tak bersalah. Karena sebelumnya belum ada klarifikasi.

"Keputusan tersebut saya nilai terlalu janggal, sehingga kita akan memperjuangkan hak di Mahkamah Partai," ujarnya.

Ketika dikonfirmasi terkait pemecatan ini, Ketua DPC PDIP Samosir Sorta Siahaan menolak mengomentari.

"Nanti ya, prosesnya belum selesai," ujar Sorta Siahaan.

Saat disinggung alasan pemecatan Saut Tamba sebagai Ketua DPRD, Sorta mengaku pihaknya hanya menerima surat pemecatan.

Ketika disinggung lagi apa alasan pemecatan Saut dari keanggotaan partai, Sorta juga enggan menjelaskannya.

"Ini internal partai, bukan untuk dipublikasikan," katanya. (AS)
×
Berita Terbaru Update