Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

Fraksi PDIP DPRD Sumut Tolak Impor Beras

Rabu, 24 Maret 2021 | 19:32 WIB Last Updated 2021-03-24T13:31:33Z
Seorang pekerja sedang berada di gudang beras. 
MEDAN (Kliik.id) - Anggota Fraksi PDIP DPRD Sumut Sugianto Makmur menyatakan pihaknya menolak rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras.

Sugianto juga meminta agar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ikut bersuara untuk menolak impor beras. Karena hal ini untuk kepentingan petani di Sumut.

"Masyarakat kecil ini simpel hidupnya, dia menanam dia memanen itu saja yang dikerjakannya. Maka bagian yang membuat mereka pusing itu harus diintervensi oleh pemerintah, agar mereka tidak susah hidupnya. Mereka ingin menjual dengan harga yang bagus kalaupun tidak bagus janganlah susah hidupnya," ujar Sugianto menanggapi rencana pemerintah mengimpor beras, Rabu (24/3/2021).

Sugianto Makmur mengatakan rencana pemerintah impor beras harus segera dibatalkan.

"Berdasarkan perjalanan saya keliling Sumatera Utara, gabah sudah mulai tidak ada yang membeli. Contoh di daerah Dairi sudah turun harganya. Sudah turun pun tidak laku. Jadi masyarakat petani sekarang bingung, untuk kebutuhan diri sendiri tercukupi tapi mereka tidak bisa menjual gabahnya," kata Sugianto.

Daripada pemerintah impor beras, Sugianto menyarankan pemerintah pada saat ini lebih baik menyerap gabah dari petani lokal.

"Saat ini gabah di Jawa Barat sudah turun di bawah Rp 3000. Memang sejauh ini di Sumut belum turun. Namun, ada kecenderungan bakal turun. Selain gabah di Sumut, gabah dari Aceh juga berlebih. Selama ini gabah dari Aceh itu juga dijual ke Sumut. Maka kita harus melindungi petani di Sumut. Kita imbau Bulog Sumut untuk menyerap gabah petani kita," ungkap Anggota Komisi B DPRD Sumut ini. (Rls)
×
Berita Terbaru Update