Notification

×

Iklan

Iklan

Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Selasa, 23 Maret 2021 | 08:53 WIB Last Updated 2021-03-23T02:05:49Z
Foto: detikcom
JAKARTA (Kliik.id) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di level 6.301,13 (-0,86%).Pergerakan didorong oleh aneka industri (-2,38%) dan infrastruktur (-1,61%).

IHSG ditutup melemah seiring pelemahan bursa Asia diakibatkan kekhawatiran Kembali naiknya yield obligasi dan nilai tukar dolar AS. Dari dalam negeri minim sentimen penggerak.

Sementara bursa AS ditutup menguat. Dow Jones ditutup 32,731.20(+0.32%), NASDAQ ditutup 13,377.54 (+1.23%), S&P 500 ditutup 3,940.59 (+0.70%).

Bursa saham AS ditutup menguat setelah yield dari obligasi 10 tahun akhirnya mulai menurun setelah mencapai nilai tertingginya selama 14 bulan terakhir. Peningkatan yield obligasi ini merupakan cerminan dari optimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi dan naiknya inflasi.

Hal tersebut didukung oleh pernyataan oleh Gubernur The Fed Jerome Powell yang menyatakan bahwa pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat namun masih membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk kembali ke level sebelum pandemi.

Di sisi lain, bursa Asia dibuka menguat mengikuti pergerakan saham di Wall Street. Meskipun demikian, terdapat tekanan dari nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainya karena USD index masih berada di level 91.815, di atas 91.5 pada posisi minggu lalu.

IHSG diprediksi menguat dengan pergerakan di kisaran 6.256-6.368. Pergerakan masih dibayangi oleh fluktuasi dari yield obligasi yang kemarin akhirnya menurun sehingga menurunkan kecemasan investor. Dari dalam negeri masih minim sentimen penggerak pasar. (Detik)
×
Berita Terbaru Update