Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

Video Joged di Diskotik Viral, Kapolda Sumut Copot AKP David Sinaga

Jumat, 05 Februari 2021 | 14:23 WIB Last Updated 2021-02-05T07:55:11Z
Screenshot video mirip Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar joged di diskotik yang viral di media sosial.
MEDAN (Kliik.id) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengambil langkah tegas terhadap Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar, AKP David Sinaga.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyatakan, AKP David telah dicopot dari jabatannya.

"Hari ini yang bersangkutan AKP David Sinaga sudah kita copot jabatannya," ujar Martuani saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2021).

Selain itu, Martuani juga membeberkan, jika AKP David masih diperiksa oleh Propam Polda Sumut.

"Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Bid Propam Polda Sumut," ungkap jenderal bintang dua ini.

Sebelumnya diberitakan, viral sebuah video di YouTube nampak pria mirip Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP David Sinaga terlihat menikmati alunan musik DJ di salah satu tempat hiburan malam.


Video durasi 1 menit 14 detik itu diunggah oleh akun bernama David Sinaga. Video ini menjadi perbincangan hangat.


Video diupload Kamis (4/1/2021). Di dalam video itu, peng-upload menyebut AKP David Sinaga tengah dalam kondisi ketinggian dan diduga sedang mabuk. Diduga video sudah diedit sedemikian rupa sebelum di upload.


Pengunggah membuat animasi anak panah menunjukkan seseorang yang disebut-sebut Kasat Narkoba. Sementara suasana dalam video cenderung gelap. Adapun orang lain dalam video itu sengaja diblur.


Di dalam video, penampakan rambut AKP David Sinaga terlihat terikat di atas, mengenakan kaos hitam dan celana abu-abu. Ia berjoget, melompat dan mengangkat kursi ke atas sembari menikmati lagu DJ.


Menanggapi video yang beredar, AKP David Sinaga mengatakan bahwa video itu diduga merupakan ulah dari orang-orang yang memusuhinya dalam pemberantasan narkoba.


"Enggak jelas, masih katanya katanya kan? Ini orang-orang (pengunggah) usil kepada saya, yang kecewa dalam pemberantasan narkoba yang kita lakukan," kata David.


David enggan mengomentari terlalu jauh siapa yang ada di video itu. Selain berharap dapat menemukan siapa yang mengunggahnya ke media sosial YouTube.


"Iya, mau kita cari siapa yang upload," ujar David.


Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba pimpinan David sendiri sempat melakukan penggerebekan di Studio 21 Jalan Parapat, Minggu (10/1/2021) dini hari, yang belakangan disebut-sebut merupakan lokasi David di dalam video itu.


Dua orang ditangkap dari Karaoke Studio 21.  Keduanya adalah Edi (50) dan Riko (35) yang merupakan karyawan Studio 21 sendiri dengan barang bukti ekstasi sebanyak 50 butir. (Rls)






 
×
Berita Terbaru Update