Notification

×

Iklan

Iklan

Demokrat: Moeldoko Catut Jokowi, Surat AHY Sudah Dibaca Presiden

Senin, 01 Februari 2021 | 19:32 WIB Last Updated 2021-02-02T03:16:35Z
Konferensi pers AHY soal upaya rebut paksa Partai Demokrat. (Foto: detik.com)
JAKARTA (Kliik.id) - Partai Demokrat menyebut Kepala Staf Presiden Moeldoko adalah orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terlibat isu kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Demokrat menyebut Moeldoko mencatut nama Jokowi untuk kudeta PD.

"Ini bukan soal Demokrat melawan Istana, atau Biru melawan Merah. Ini soal penyalahgunaan kekuasaan dengan mencatut nama Presiden," kata Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Senin (1/2/2021).

Herzaky masih menunggu respons Jokowi terhadap surat yang mereka kirimkan soal isu kudeta PD. Herzaky mendengar Jokowi sudah membaca surat itu.

"Kami sebenarnya menunggu respons Bapak Presiden terkait surat kami kepada Bapak Presiden. Kami mendapat info kalau Bapak Presiden sudah membaca surat dari kami," kata Herzaky.

Soal nama Moeldoko di isu kudeta PD ini didapatkan Herzaky dari pemeriksaan sejumlah pimpinan pusat hingga daerah Partai Demokrat. Menurut Herzaky, kader-kader PD ini bahkan sudah dipertemukan dengan Moeldoko.

"Berdasarkan pengakuan, kesaksian, dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024," ucap dia.

Tim redaksi detikcom sudah menghubungi pihak Kantor Staf Kepresidenan untuk mengkonfirmasi pernyataan Partai Demokrat. Namun pihak Kantor Staf Kepresidenan belum memberikan respons.

Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, ketika dihubungi mengatakan belum mendapatkan informasi terkait pernyataan Partai Demokrat.

"Kami belum mendapatkan informasi terkait," katanya dihubungi terpisah. (Detik)
×
Berita Terbaru Update