Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

Bukan Covid-19, Ini Penyebab Meninggalnya Cawalkot Siantar Terpilih Asner Silalahi

Rabu, 13 Januari 2021 | 21:39 WIB Last Updated 2021-01-13T15:24:27Z
Asner Silalahi
PEMATANGSIANTAR (Kliik.id) - Penyebab meninggalnya calon Wali Kota Pematangsiantar terpilih dari Pilkada 2020 Asner Silalahi, Rabu (13/1/2021) di Rumah Sakit Columbia Asia Medan dipastikan bukan karena Covid-19, tetapi karena gula darah dan kolestrol.

Adik kandung almarhum, Bolmen Silalahi mengatakan, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, proses pemakaman almarhum akan digelar sesuai adat istiadat batak.

"Sekarang kita sedang menunggu surat dari dokter," katanya, Rabu (13/1/2021) malam pukul 21.25 WIB.

Disampaikan Bolmen, almarhum akan disemayamkan di Jalan Sidamanik, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan.

"Kami mengharapkan doa masyarakat agar semua acara berjalan baik dan keluarga diberikan kekuatan, karena beban ini terlalu berat," ujarnya.

Setelah acara adat, almarhum akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Huta Turunan, Bah Sampuran, Kabupaten Simalungun.

"Acara pengebumian belum bisa kita pastikan. Keluarga akan diskusikan dulu, tapi direncanakan hari Jumat," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Pematang Siantar terpilih Asner Silalahi dikabarkan meninggal dunia, Rabu (13/1/2021).

Kabar tersebut pertama kali disampaikan akun Facebook bernama Andrew T Panjaitan, Rabu (13/1/2021) pukul 17.56 WIB.

"Jika informasi itu benar. Maka saya Pribadi sampaikan RIP atas Berpulangnya Bapak Asner Silalahi. Semoga Keluarga dan semua Sahabat dan Rekan-rekan yang ditinggalkan diberi kekuatan dan Kesehatan. Amin," tulis akun tersebut.

Kabar tersebut dibenarkan Wakil Wali Kota Pematang Siantar terpilih Susanti Dewayani.

"Iya, sekitar jam 5 di RSUD Columbia Asia," ujar Dewayani saat dikonfirmasi.

Informasi yang dihimpun, Asner Silalahi meninggal saat dalam perawatan di ruang isolasi RS Columbia Medan.

Asner yang merupakan calon tunggal Wali Kota Pematang Siantar belum lama ini ditetapkan KPU sebagai Walikota terpilih dengan perolehan lebih dari 70 persen suara.

Ini merupakan kali kedua Walikota Pematang Siantar terpilih meninggal dunia usai memenangkan Pilkada. Sebelumnya, Walikota Terpilih Hulman Sitorus juga meninggal dunia usai memenangkan Pilkada 2015. (Rls)
×
Berita Terbaru Update