Notification

×

Iklan

Iklan

Mobil Nyangkut di Pagar, Begini Ngerinya Efek Banjir di Kota Medan

Jumat, 04 Desember 2020 | 18:52 WIB Last Updated 2020-12-04T15:00:36Z
Gubsu Edy Rahmayadi dan rombongan saat melihat sebuah mobil nyangkut di tembok pagar akibat banjir.
MEDAN (Kliik.id) - Banjir menerjang perumahan warga di Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, hingga menewaskan lima orang. Banjir juga menghantam sejumlah mobil hingga nyangkut di pagar.

Pantauan di lokasi, Jumat (4/12/2020), terlihat sejumlah mobil nyangkut di pagar rumah warga. Mobil diduga terangkat setelah diterjang arus banjir. Ada juga mobil yang terlihat masih terendam air dan hingga terbawa hingga nyaris ke pinggir sungai.

Selain mobil, kendaraan warga lainnya seperti sepeda motor juga terlihat terendam lumpur akibat banjir.
Sebuah mobil nyangkut di pagar rumah warga akibat diterjang banjir.
Sebelumnya, banjir terjadi di Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, setelah tanggul di daerah tersebut jebol akibat hujan sejak kemarin malam. Ada lima orang yang tewas akibat banjir di wilayah itu.

Tim gabungan juga masih melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Banjir juga merendam wilayah Medan Helvetia dan jalan lintas Medan-Binjai.

Kemacetan panjang terjadi dari arah Medan menuju Binjai dan sebaliknya. Selain banjir, tanah longsor terjadi di ruas jalan Medan menuju Berastagi, tepatnya di Sibolangit, Deliserdang. Ada 20 titik longsor yang menyebabkan jalan tak bisa dilalui kendaraan untuk sementara.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) melakukan normalisasi terhadap sungai-sungai yang ada di Medan. Edy mengatakan normalisasi harus dilakukan agar banjir tak terjadi tiap tahun.

"Saya katakan ini Sungai Belawan, Sungai Belawan ini sifatnya seperti huruf C, tetapi itu ada yang meluruskan sungai dalam rangka pembangunan rumah ini," kata Edy. (Detik)
×
Berita Terbaru Update