Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Medan-Binjai Terendam Banjir, Pengendara Sepeda Motor Masuk Jalan Tol

Jumat, 04 Desember 2020 | 13:38 WIB Last Updated 2020-12-04T08:14:22Z
Banjir menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor masuk jalan tol di Medan Helvetia, Medan.
MEDAN (Kliik.id) - Sejumlah pengendara sepeda motor masuk ke jalan tol Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Hal ini terjadi karena jalan penghubung Kota Medan menuju Kota Binjai terendam banjir.

Salah seorang warga, Syafii Sitorus, mengatakan melihat pengendara motor melintasi jalan tol ini. Dia menduga hal ini sengaja dilakukan karena terjadinya banjir.

"Setengah jam yang lalu aku di situ, naik mobil kan, lihat banyak kereta (motor). Sepertinya memang dibuka karena jalan di Medan-Binjai itu banjir," kata Fii kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Fii mengatakan jalur yang dapat dilalui pengendara motor ini mulai gerbang Tol Helvetia ke gerbang Tol Sei Semayang. Dia mengatakan para pengendara sepeda motor ini terlihat melaju di sisi kiri jalan.

"Ini Helvetia-Semayang dan Semayang-Helvetia, mereka di pinggir jalannya," jelasnya.

Sebelumnya jalan lintas Medan menuju Binjai terendam banjir. Akibatnya, lalu lintas dari Medan menuju Binjai dan sebaliknya macet total.

Pantauan di Simpang Sei Mencirim, Deliserdang, pukul 11.00 WIB, Jumat (4/12/2020), terlihat banjir setinggi lutut orang dewasa merendam ruas jalan lintas Medan-Binjai di kedua arah.

Pengendara yang melintas terlihat memperlambat laju kendaraan sehingga kemacetan terjadi. Selain itu, tampak sejumlah pengendara yang mendorong sepeda motornya akibat mogok. Terlihat petugas kepolisian berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas.

7 dari 21 Kecamatan di Medan Kebanjiran

Dilaporkan, tujuh dari 21 kecamatan di Medan terendam banjir. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Medan dan sekitarnya sejak kemarin malam.

"Banjir hari ini sudah merendam 2.773 rumah, 1.983 KK, 5.965 jiwa. Data tersebut terangkum dari tujuh kecamatan dan 13 kelurahan, antara lain Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah, dan Medan Polonia," demikian data dari Pusdalops BPBD Medan, Jumat (4/12/2020).

Banjir ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur Medan dan sekitarnya sejak pukul 22.30 WIB, Kamis (3/12/2020) hingga dini hari tadi. Hujan tersebut membuat air sungai meluap.

BPBD menyebut ada 181 jiwa yang dievakuasi dari lokasi banjir di sejumlah lokasi. Selain itu, ada enam orang dinyatakan hilang. Tiga dari enam orang tersebut kemudian ditemukan tewas, sementara tiga lainnya masih dicari.

Tiga orang yang ditemukan tewas tersebut merupakan korban banjir di kawasan Tanjung Selamat, Medan.

Banjir di wilayah itu dipicu jebolnya tanggul sungai di sekitar permukiman warga. Banjir juga terjadi di Medan Maimun. Banjir di kawasan ini mencapai atap rumah warga. Selain itu, banjir merendam jalan Medan-Binjai dan menyebabkan macet parah. (Detik)
×
Berita Terbaru Update