Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung meski sejumlah ruang sekolah terdampak kebakaran.
Kebakaran yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 13.15 WIB tersebut menghanguskan satu gudang penyimpanan buku serta dua ruang kelas, yakni ruang kelas IX-5 dan IX-6.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran yang segera tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api.
Salah seorang guru di SMP Negeri 9 Tebingtinggi menjelaskan api dengan cepat membesar hingga merembet ke gudang buku dan dua ruang kelas yang berada di sekitarnya.
Akibat kejadian itu, aktivitas belajar mengajar untuk sementara harus disesuaikan sembari menunggu langkah penanganan dari pemerintah.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menegaskan prioritas utama pemerintah adalah memastikan para siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar tanpa hambatan.
"Begitu menerima informasi terjadinya kebakaran, kami langsung bergerak cepat meninjau lokasi. Yang paling utama adalah memastikan seluruh siswa tetap aman dan proses belajar mengajar tidak terganggu," ujarnya.
Irdian menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta berbagai pihak terkait untuk menyiapkan solusi sementara, termasuk penyediaan ruang kelas pengganti agar para siswa tetap dapat belajar dengan nyaman.
Dia juga mengungkapkan pemerintah akan mengupayakan percepatan penanganan dan revitalisasi bangunan yang terbakar.
Mengingat keterbatasan kemampuan APBD Kota Tebingtinggi, kata Irdian, pemerintah akan mengkaji berbagai sumber pendanaan, termasuk kemungkinan melalui alokasi dana penanggulangan bencana maupun dukungan dari pemerintah pusat.
"Kami akan segera melakukan kajian agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Yang terpenting, jangan sampai siswa belajar dengan jumlah yang terlalu padat dalam satu kelas. Saya sudah meminta kepala sekolah menyiapkan tambahan ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik," tegasnya.
Pemerintah Kota Tebingtinggi berharap proses pemulihan sarana pendidikan di SMP Negeri 9 dapat segera terealisasi sehingga seluruh aktivitas belajar mengajar kembali berlangsung secara normal dan para siswa dapat memperoleh layanan pendidikan yang optimal. (Sdy/Sdy)
