Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih dalam acara yang berlangsung di Jalan Setia Budi, Paya Kuruk, Kelurahan Berohol, Kecamatan Bajenis, Rabu (24/6/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih berpesan agar bantuan beasiswa yang diberikan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang penyelesaian pendidikan, khususnya dalam penyusunan skripsi.
Irdian memotivasi para mahasiswa agar tetap bersemangat meraih cita-cita demi kemajuan daerah.
"Kejarlah mimpi setinggi langit dengan semangat, niat, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Gunakan bantuan ini sesuai kebutuhan pendidikan agar menjadi bekal meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, terkait pinjaman modal bergulir, Irdian dengan tegas mengingatkan para pelaku UMKM agar menggunakan dana tersebut murni untuk mengembangkan usaha, bukan untuk pemenuhan kebutuhan konsumtif.
Dia menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sekaligus membantu masyarakat memperoleh pembiayaan usaha tanpa praktik riba.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kota Tebingtinggi Khuzamri Amar memaparkan rincian penerima manfaat dalam program kolaborasi ini.
Sebanyak 25 mahasiswa tercatat menerima beasiswa penyelesaian skripsi. Sedangkan untuk sektor ekonomi, bantuan modal usaha bergulir disalurkan kepada 17 pelaku UMKM yang tergabung dalam empat kelompok usaha.
"Hingga saat ini program dana bergulir BAZNAS telah dimanfaatkan oleh 517 pelaku usaha dengan sistem kelompok yang dinilai efektif karena pengembaliannya berjalan lancar," ungkap Khuzamri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Camat Bajenis Ary Miranda, jajaran lurah, pengurus BAZNAS Kota Tebingtinggi, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa dan pelaku UMKM penerima bantuan. (Red)
