Samosir, (kliik.id) - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom turun langsung ke sawah di Desa Sibonor Oppuratus, Kecamatan Nainggolan, untuk memantau dan ikut memanen padi menggunakan alat mesin panen combine harvester, Rabu (06/05/2026).
Alat modern ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian yang dikelola melalui program Taksi Alsintan.
Sistem ini memungkinkan petani lain menyewa alat dengan biaya terjangkau, yang hasilnya digunakan untuk perawatan mesin agar bisa beroperasi berkelanjutan.
Penggunaan combine harvester sangat membantu petani karena menggabungkan proses memotong, merontokkan, dan membersihkan gabah sekaligus.
Hal ini memangkas biaya panen dari sekitar Rp800 ribu menjadi Rp200 ribu per dua rante lahan, serta mempercepat waktu kerja bahkan saat cuaca hujan.
Bupati Vandiko menegaskan, modernisasi pertanian terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas lahan.
Dengan dukungan alat ini, diharapkan indeks tanam bisa meningkat hingga mencapai lima kali panen dalam dua tahun.
Saat ini Samosir telah memiliki empat unit combine harvester, dengan satu unit difungsikan khusus sebagai Taksi Alsintan.(Ins/79)
