Pertemuan tersebut membahas persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 serta upaya penguatan iklim investasi melalui stabilitas ketenagakerjaan di Kota Tebingtinggi.
Dalam arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menekankan pentingnya peran serikat buruh dalam menciptakan suasana kota yang aman dan kondusif.
Menurut Irdian, dukungan dari stakeholder dan elemen masyarakat seperti KSBSI sangat penting untuk menarik minat investor.
"Mari kita bersama-sama menjaga agar Tebingtinggi tetap kondusif. Kita doakan agar kondusif, bagaimana kita meyakinkan investor bisa berinvestasi di Kota Tebingtinggi. Mereka yakin berinvestasi ini aman, itu tidak lepas dari doa dan dukungan kita semua," ujarnya.
Terkait undangan kegiatan dari DPC KSBSI, Irdian menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung.
Pada waktu yang bersamaan, Irdian harus memenuhi undangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kota Palembang guna menghadiri agenda nasional Satpol PP dan Damkar se-Indonesia.
"Kita pastikan mensupport kegiatan-kegiatan ini. Namun, saya memohon maaf, tidak bisa menghadiri karena ada kegiatan di Palembang, diundang Bapak Mendagri terkait Satpol PP dan Damkar seluruh Indonesia," katanya.
Senada dengan Wali Kota, Kepala Badan Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, memberikan apresiasi kepada DPC KSBSI yang memilih untuk tidak menggelar aksi massa pada 1 Mei mendatang.
Dia menilai kedewasaan dalam berorganisasi ini akan memberikan citra positif bagi pembangunan daerah.
"Kita sama-sama membangun iklim kondusif dan positif, agar investasi dan pembangunan dapat berjalan," kata Ramadhan.
Dukungan teknis juga disampaikan oleh Plt Kadisnakerperin Henny Efrida. Dia menyatakan kesiapan instansinya untuk berkoordinasi demi kelancaran agenda yang telah direncanakan oleh serikat buruh tersebut.
"Bila memang diperlukan, ditugaskan, kami siap berkoordinasi," ujar Henny.
Ketua DPC KSBSI Kota Tebingtinggi Raymon Berlin Gultom memastikan bahwa pada peringatan May Day tahun ini, pihaknya tidak menggelar aksi massa, namun lebih fokus pada kegiatan refleksi dan penghormatan kepada tokoh buruh.
"Kami mengapresiasi iklim ketenagakerjaan di Tebingtinggi saat ini. Di Hari May Day nanti, kami ada agenda Renungan Perjuangan, ziarah ke makam almarhum Bapak Binter Gultom sekaligus mengundang Bapak Wali Kota dan Forkopimda Kota Tebingtinggi," jelas Raymon.
Sosok almarhum Binter Gultom dikenal sebagai pejuang buruh yang gigih menyuarakan keadilan dan hak-hak pekerja di Tebingtinggi hingga akhir hayatnya pada 5 Juni 2025 lalu.
Melalui ziarah ini, KSBSI berharap semangat perjuangan tersebut tetap hidup dalam koridor yang positif.
Turut hadir dalam audiensi tersebut, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, perwakilan OPD terkait, serta jajaran pengurus DPC KSBSI Kota Tebingtinggi. (Red)
