Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah Masjid Al-Mujahadah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat di bulan suci Ramadan.
"Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat iman, Islam dan kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah di bulan yang penuh berkah ini," ujarnya.
Irdian menyampaikan Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Tebingtinggi yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
Menurut Irdian, kegiatan ini bukan hanya sekadar ibadah bersama, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga.
"Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung aspirasi, serta merasakan apa yang dirasakan rakyat," katanya.
Irdian juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam membangun daerah. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum menebar kebaikan, menjaga persatuan, dan memperkuat solidaritas sosial.
Selain itu, Irdian membuka ruang dialog bagi masyarakat dan pengurus masjid untuk menyampaikan aspirasi, termasuk terkait kebutuhan renovasi maupun pembangunan fasilitas keagamaan.
"Kami akan berupaya semaksimal mungkin membantu sesuai kemampuan dan ketentuan yang ada. Silakan sampaikan aspirasi agar dapat kita tindaklanjuti," ujarnya.
Pada akhir sambutan, Wali Kota atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tebingtinggi menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H.
"Semoga kita semua diberi kesehatan dan dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang," ucapnya.
Sementara itu, tausyiah disampaikan oleh Ustadz Jufri. Dalam ceramahnya, dia mengajak jamaah untuk mensyukuri kesempatan bertemu Ramadan serta memaknai puasa sebagai panggilan keimanan.
Ustadz Jufri menjelaskan bahwa terdapat tiga golongan manusia dalam menyambut Ramadan, yakni yang biasa-biasa saja, yang menjalankan puasa karena kewajiban, dan yang menyambutnya sebagai panggilan iman.
"Puasa adalah panggilan kehormatan bagi orang-orang beriman. Ia bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk kecintaan dan penghambaan kepada Allah SWT," jelasnya.
Ustadz Jufri juga mengingatkan pentingnya membangun cinta kepada Allah SWT serta mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat melalui komunikasi yang baik dan saling mendukung dalam kebaikan.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut diakhiri dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Mujahadah berupa sarung, gula, kopi, dan bubuk teh.
Diharapkan, bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi pengurus dan jamaah masjid setempat. (Red)
